RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan penanganan infrastruktur serta lingkungan di Jawa Barat. Di antaranya terkait kerusakan jalan hingga pencemaran lingkungan.
Dedi Mulyadi menyoroti sejumlah perusahaan yang beroperasi di Jawa Barat tetapi membayar pajak menggunakan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) induk yang berpusat di Jakarta.
Menurut Dedi yang mengalir ke Jakarta saat ini bukan hanya air, melainkan juga uang yang berasal dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Provinsi Jawa Barat.
"Yang mengalir ke Jakarta itu bukan hanya air tetapi juga uang perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Jawa Barat itu membayar pajak menggunakan NPWP induk yang berpusat di Jakarta," ujar gubernur Jawa Barat dalam keterangannya yang dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa, 8 Juli 2025.
Sehingga kata gubernur Jawa Barat periode 2025-2030 itu dana bagi hasilnya mengalir ke Jakarta.
Di sisi lain Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk kabupaten kota dan desanya pertama, harus berjuang untuk memperbaiki jalan yang rusak karena setiap hari dilewati oleh truk-truk besar yang mengangkut bahan material industri.
"Yang kedua harus berjuang memperbaiki sungai karena tiap hari dialiri oleh pencemaran limbah, yang ketiga harus berjuang memperbaiki kualitas udara karena dampak dari pencemaran industri harus memperbaiki kualitas lingkungan karena semakin menyempitnya lahan," jelas Dedi Mulyadi.
Mantan bupati Purwakarta itu menegaskan bahwa pihaknya melakukan itu semua dengan dana yang seadanya.
"Tetapi kami tetap semangat karena kami sangat mencintai daerah ini," sambung gubernur Jawa Barat.
Editor : Eka Rahmawati