Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Beri Instruksi Khusus kepada 3 Bupati dan 1 Wali Kota di Jabar untuk Atasi Banjir Termasuk Bogor

Asep Suhendar • Selasa, 8 Juli 2025 | 14:38 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan untuk sejumlah kepala daerah di Jabar terkait penanganan banjir.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan untuk sejumlah kepala daerah di Jabar terkait penanganan banjir.
 
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus berupaya untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada di wilayahnya, termasuk banjir dengan mengembalikan fungsi sungai dan lahan yang bermasalah. 
 
Oleh karena itu, Dedi Mulyadi memberikan instruksi khusus kepada sejumlah bupati dan wali kota yang kini tengah berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut di wilayah masing-masing. 
 
Dalam hal ini, sedikitnya ada tiga bupati dan satu wali kota yang mendapat instruksi khusus dari Gubernur Jawa Barat tersebut yaitu bupati Bogor, bupati Bekasi, wali kota Bekasi, dan Bupati Kawarang. 
 
 
Dedi mengintruksikan untuk tetap melakukan normalisasi sungai dan pembebasan lahan dan melarang adanya alih fungsi lahan yang nantinya akan menimbulkan bencana yang bisa merugikan masyarakat di wilayah tersebut.
 
"Buat Bupati Bogor, Bupati Bekasi, Walikota Bekasi, Bupati Karawang, terus bergerak melakukan normalisasi sungai, merehabilitasi lahan kritis melakukan tindakan-tindakan pelarangan terhadap alih fungsi lahan," kata Dedi Mulyadi dikutip dari Instagram @dedimulyadi71.
 
Lebih lanjut, pria berusia 54 tahun itu juga menyampaikan hasil analisis yang ia lakukan kepada kepada daerah di wilayah Bekasi dan Karawang terkait normalisasi sungai yang telah dilakukan. 
 
 
Menurut hasil analisis Dedi Mulyadi, bahwa sungai yang dilakukan normalisasi di wilayah Bekasi dan Karawang rupanya tidak menyebabkan banjir, sementara itu sungai yang belum dilakukan tindakan justru menyebabkan banjir.
 
"Buat wali kota Bekasi, Bupati Bekasi, serta Bupati Karawang, berdasarkan analisis yang saya lakukan bahwa daerah-daerah yang sudah dinormalisasi sungainya ternyata tidak banjir, dan daerah yang belum dilakukan normalisasi masih terjadi banjir," ungkap Dedi Mulyadi. 
 
Menyikapi hal itu, Dedi meminta agar bupati atau walikota di wilayah tersebut untuk terus bergerak dan melakukan upaya ekstra untuk mengembalikan fungsi sungai, danau, dan rawa, sebagaimana mestinya.
 
 
Dengan mengembalikan fungsi sungai, kata Dedi maka upaya pemerintah bisa berjalan dengan lancar untuk mencegah bencana alam seperti banjir dan tahan longsor.
 
Gubernur Jawa Barat juga menuturkan, meski upaya yang dilakukan oleh pemerintahan yang dipimpinnya belum berhasil seratus persen, tapi setidaknya sudah ada dampak positif yang diberikan untuk wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir.
 
 
Dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak termasuk masyarakat di Jawa Barat, diharapkan masalah banjir dan tahan longsor bisa segara diselesaikan secara optimal.
 
Di tiga wilayah tersebut, termasuk Bogor bencana banjir memang kerap melanda. Hal itu tentu mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat untuk segara menyelesaikan masalah yang membuat rakyat menderita.***
 
 
Admin Ngojek, ojek online lokal di Kota Mataram yang tengah melayani orderan pelanggan yang masuk.
Admin Ngojek, ojek online lokal di Kota Mataram yang tengah melayani orderan pelanggan yang masuk.
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #gubernur jawa barat #banjir