Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Instruksikan Penghentian Sementara Pembangunan Lapangan Golf di Tamansari Bogor

Muhammad Dimas Saputra • Rabu, 9 Juli 2025 | 21:59 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mendatangi lokasi pembangunan lapangan golf di kaki Gunung Salak tepatnya di Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mendatangi lokasi pembangunan lapangan golf di kaki Gunung Salak tepatnya di Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. 
 
 
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau proyek pembangunan lapangan golf di kaki Gunung Salak tepatnya di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
 
Kedatangan gubernur Jawa Barat dilakukan pasca banjir yang terjadi di Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
 
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih.
 
Ai menyebut bahwa proyek tersebut sudah memiliki Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan tetapi belum memiliki izin Analisis Dampak Lingkungan atau Amdal.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Jelaskan Rincian Anggaran Pemprov Jabar 2025: Bayar Utang BPJS Kesehatan, Tunggakan Ijazah, hingga Bangun Jalan
 
Setibanya di lokasi, Dedi Mulyadi mendapat penjelasan dari perwakilan perusahaan yang menyebut amdal sedang dalam proses.
 
Dedi Mulyadi kemudian menginstruksikan perusahaan tersebut untuk menghentikan sementara pembangunan lapangan golf sambil menunggu analisis dampak lingkungan yang akan dikaji oleh ahli.
 
“Hentikan dulu seluruh proyeknya,” tegas Dedi Mulyadi dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
 
Baca Juga: Arsenal dan Viktor Gyokeres Capai Kesepakatan Personal, Sporting Minta Rp1,3 Triliun pada The Gunners
 
“Saya masih harus melakukan penelitian dulu karena harusnya di lereng gunung tidak boleh dibuka lahannya, warga di bawah teriak gara-gara banjir,” lanjut Dedi memberikan penjelasan di balik keputusannya tersebut.
 
Politikus Partai Gerindra tersebut juga mengungkapkan keherannya akan fenomena banjir di wilayah Gunung Salak yang notabene merupakan dataran tinggi.
 
“Sudah jelas Gunung Salak di bawahnya Bogor dan Jakarta sehingga banyak hulu sungai yang harus dilindungi,” kata gubernur Jawa Barat.
 
Dedi juga menyampaikan bahwa dirinya tidak menyalahkan pihak perusahaan dan meminta agar menunggu proses kajian lebih lanjut.
 
Gubernur Jawa Barat juga mengimbau kepada jajarannya untuk tanggap terhadap dampak lingkungan. 
 
Ia menegaskan bahwa aparat pemerintahan di Jawa Barat khususnya Kabupaten Bogor harus lebih memahami ilmu budaya dan lingkungan.
 
“Bogor itu kalau pejabatnya tidak mengerti ilmu karuhun (leluhur) ya rusak, “ kata Dedi Mulyadi.
 
Sementara itu pihak perusahaan bersedia menunggu proses lebih lanjut dan menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan saluran air serta penampungan.
 
"Kita juga akan membangun lebih banyak pohon di area proyek, kurang lebih sekitar 5.000 pohon,” ujar Rina salah satu perwakilan pihak perusahaan.
 
 
Para Dekan dan Wakil Dekan Unram Baru Periode 2025-2029 menandatangani berita sumpah jabatan, Rabu (9/7).
Para Dekan dan Wakil Dekan Unram Baru Periode 2025-2029 menandatangani berita sumpah jabatan, Rabu (9/7).
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #gubernur jawa barat #tamansari #gunung salak