RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menunjukkan sisi humanisnya dalam salah satu momen paling mengharukan.
Itu terjadi pada acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga edisi ke-13 yang digelar di Alun-Alun M. Hasibuan, Kota Bekasi, pada Sabtu malam, 28 Juni 2025 lalu.
Dalam acara yang dirancang untuk mendekatkan pemimpin dengan masyarakat ini, Dedi menyaksikan langsung sebuah kisah cinta sejati yang tak biasa.
Kisah pasangan suami istri asal Bekasi yang saling mencintai dengan tulus meski hidup dalam keterbatasan. Pasangan tersebut diundang naik ke atas panggung untuk berbagi kisah kehidupan mereka.
Penampilan sederhana mereka menyentuh hati banyak orang, terlebih saat sang istri muncul mengenakan busana muslimah serba hitam lengkap dengan cadar, sembari membawa tulisan yang mencerminkan doa dan harapan dalam diam.
Kisah mereka bukan sekadar tentang cinta, tapi tentang perjuangan bersama dalam menghadapi kerasnya hidup tanpa menyerah pada keadaan.
Dedi Mulyadi yang menyaksikan langsung interaksi itu tampak tersentuh. Ia tidak hanya mendengarkan, tapi juga meresapi makna dalam kisah tersebut.
Ia mengapresiasi ketulusan hati pasangan ini, yang tidak menyerah pada keterbatasan fisik maupun ekonomi dan tetap saling mendukung dalam segala kondisi.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata, Dedi Mulyadi secara spontan memberikan bantuan berupa sejumlah uang yang cukup besar dan ditujukan untuk membeli rumah.
Hadiah tersebut diserahkan di atas panggung, disaksikan langsung oleh ribuan warga Kota Bekasi yang hadir malam itu.
Suasana pun mendadak haru, tak sedikit yang meneteskan air mata termasuk pasangan itu sendiri.
Pada momen itu pula, Kang Dedi menjanjikan akan memberikan uang Rp50 juta untuk membeli rumah.
Beberapa waktu kemudian, gubernur yang dikenal dengan julukan KDM ini mengundang pasangan spesial itu ke rumahnya di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.
Dalam pertemuan tersebut Dedi Mulyadi semakin kagum dengan pasangan spesial tersebut.
Kisah cinta pria penderita epilepsi dan wanita penyandang disabilitas yang tidak direstui keluarga membuat Dedi Mulyadi bangga dengan keduanya.
Di akhir pembicaraan mereka, Dedi Mulyadi menepati janjinya memberikan uang Rp50 juta kepada pasangan spesial tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menjanjikan akan memberikan sepeda motor roda tiga untuk pasangan spesial itu.
Gestur Dedi ini bukan hanya soal memberi bantuan materi tetapi juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang peduli pada rakyat bukanlah soal jarak atau jabatan, melainkan soal hati yang hadir dalam kehidupan mereka yang membutuhkan.
Kisah cinta pasangan Bekasi ini, dan kepedulian Dedi Mulyadi, menjadi simbol harapan bahwa di tengah kerasnya hidup, kebaikan masih punya tempat, dan cinta sejati masih mungkin tumbuh, meski dalam segala keterbatasan.***