Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Komitmen Gubernur Jawa Barat Agar Tak Ada Bencana di Jabar, Dedi Mulyadi: Kaki Gunung Salak Mestinya Dilindungi Bukan Begini

Siti Dewi Yanti • Kamis, 10 Juli 2025 | 05:20 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyasi saat mempertegas komitmennya agar tidak ada bencana di Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyasi saat mempertegas komitmennya agar tidak ada bencana di Jabar

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi lokasi di kecamatan Tamansari Bogor yang diduga menjadi penyebab banjir.

Saat berkunjung, Dedi Mulyadi bertemu dengan perwakilan perusahaan pengembang dan Camat Tamansari Yudi Hartono.

"Tadi kami juga sudah berdiskusi dengan Pak Camat, Pak, menindaklanjuti ini," ujar salah satu perwakilan perusahaan.

Baca Juga: Tersisa 9 Hari Lagi! Segera Cek KKS PKH–BPNT agar Tak Kehilangan Penebalan Bansos Juli 2025

Gubernur Jawa Barat menuturkan, biasa membantu aktivitas yang tidak berdampak pada lingkungan.

"Tapi kalau kegiatan yang punya implikasi lingkungan menimbulkan banjir di bawah, resapan air menurun, ya saya harus bertanggung jawab dong walaupun gubernurnya baru 4 bulan," pungkasnya.

Dedi Mulyadi menjelaskan, berkomitmen untuk tidak boleh lagi ada bencana di Jawa Barat.

Baca Juga: Hari Ini Rp400 Ribu Cair untuk KPM PKH–BPNT Lewat KKS BNI, BRI, dan Kantor Pos, Segera Cek Saldo

"Pak Camat sebelumnya ada banjir enggak sih di sini?" tanyanya.

"Kalau curah hujan tinggi ada, Pak," jawab Yudi Hartono.

Saat ditanya Gubernur Jawa Barat lokasi banjir yang kerap terjadi, Camat Tamansari menerangkan, banjir terjadi karena drainase yang mampet.

Baca Juga: Kabar Gembira! Paket Bantuan Lengkap Rp400 Ribu, Beras, dan PIP Siap Cair ke Jutaan KPM

"Tapi gini aja logika Pak Camat. Pak Camat kan sekolah, kalau daerah gunung dibuka kemudian semua alirannya dibeton seperti ini. Potensi air tinggi ke bawah tinggi enggak?" tanya Dedi Mulyadi.

"Lebih cepat Pak. Alirannya lebih cepat," tutur Yudi Hartono.

"Ya logikanya itu aja kan ini gunung dan kaki Gunung Salak mestinya dilindungi bukan begini," pungkas Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menjabarkan, kawasan kaki Gunung Salak seharusnya terbebas dari berbagai aktivitas.

Baca Juga: Bogor Gelut Jadi Wadah Anak Muda Asah Bakat, Siap Cetak Petarung Porprov Jabar 2026

"Semuanya hutan baru aman. Karena recovery bencana itu, lebih mahal dari uang yang didapat dari investasi. Berapa tenaga kerjanya? Kan sedikit tapi recovery bencana Rp1 triliun, 1,5 triliun," tandasnya.

Dedi Mulyadi menceritakan uang yang harus dikeluarkan Pemprov Jabar untuk menanggulangi dampak bencana yang terjadi.

"Pagi ini saya harus ngelurin duit Rp500 juta. Ini kan yang roboh dapur pagi ini. Ini yang kecil banget apalagi yang gede," jelas Gubernur Jawa Barat

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #gunung salak #Tamansari Bogor