Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kurikulum Nyaah ka Indung Resmi Diluncurkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ini Tujuan dan Manfaatnya Bagi Siswa

Asep Suhendar • Kamis, 10 Juli 2025 | 21:59 WIB
Kurikulum Nyaah Ka Indung yang diluncurkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Kurikulum Nyaah Ka Indung yang diluncurkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi meluncurkan Kurikulum Nyaah ka Indung di Pendopo kabupaten Garut pada 1 Juli 2025 lalu.

Dengan diluncurkannya Kurikulum Nyaah ka Indung ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap agar generasi muda Jabar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak serta selalu menjunjung tinggi nilai kasih saya kepada orang tua, terutama ibu.

Saat peluncuran Nyaah Ka Indung juga, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga meminta masyarakat untuk melihat sosok ibu sebagai sumber kehidupan bagi anak-anaknya. Harus dihormati dan dihargai.

“Ibu bukan hanya yang melahirkan kita, tapi juga menjadi kampung nostalgia bagi setiap anak,” kata Dedi Mulyadi, dikutip dari laman bappeda.jabar.go.id.

Lebih lanjut, pria yang hangat disapa KDM itu juga mengungkapkan betapa dalamnya makna ibu bagi di dalam hidupnya.

Apabila seorang anak telah kehilangan sosok ibu di dalam kehidupannya, maka dia sudah kehilangan sebagian jiwa yang ada pada dirinya.

"Ibu adalah jiwa kita,” tutur Gubernur Jawa Barat.

Ia juga menuturkan, pentingnya orang tua menjaga tradisi ayun ambing yang selalu dilakukan oleh ayah dan ibu tempo dulu kepada anaknya, sehingga sang anak akan merasakan kasih sayang yang begitu mendalam.

"Banyak anak saat ini hiperaktif dan kehilangan identitas, salah satunya karena hilangnya tradisi ayun ambing. Mereka banyak dilepas tanpa dipeluk dan dipegang kembali,” tuturnya.

Lantas, apa tujuan utama dari Kurikulum Nyaah ka Indung yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu? Berikut penjelasannya.

Jika melihat dari unggahan akun Instagram @humas_jabar, di sana dijelaskan bawah Kurikulum Nyaah ka Indung ini bukan hanya sekedar materi ajar, melainkan cara kolektif untuk membentuk generasi muda yang sayang keluarga, peduli terhadap seksama dan menjunjung tinggi nilai moral dan budaya.

Progam yang telah diluncurkan oleh Dedi Mulyadi ini juga jadi upaya nyata untuk menjaga kesejahteraan seorang ibu, terutama mereka yang sudah lanjut usia (Lansia), hidup dalam kebebasan, atau memiliki tanggungan di usia senja.

Selain itu, Kurikulum Nyaah ka Indung ini juga memiliki manfaat bagi siswa, yaitu sebagai berikut:

1. Menumbuhkan rasa cinta dan hormat pada ibu

2. Menguatkan karakter dan etika siswa

3. Menciptakan suasana yang hangat dan penuh kepedulian.

Demikian, itu adalah tujuan dan manfaat Kurikulum Nyaah ka Indung yang telah diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini dan Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menandatangani berita acara kesepakatan batas wilayah.
Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini dan Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menandatangani berita acara kesepakatan batas wilayah.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #Nyaah Ka Indung