Mohon Maaf, Tidak Semua Sekolah Akan Dapat Bantuan AC dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena hanya untuk Sekolah dengan Kategori Ini
Asep Suhendar• Sabtu, 12 Juli 2025 | 09:09 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan bantuan AC untuk sekolah tingkat SMA dengan kategori ini.
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan bantuan Air Conditioner (AC) kepada sekolah agar siswa bisa nyaman dalam proses pembelajaran.
Akan tetapi, tidak semua sekolah akan menerima bantuan AC dari Gubernur Jawa Barat Dedi. Artinya, progam ini hanya diperuntukkan untuk sekolah tertentu saja.
Lalu, sekolah mana apa yang akan mendapat bantuan tersebut dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Berikut penjelasannya.
Melansir akun Instagram @dedimulyadi71, Gubernur Jawa Barat menyampaikan jumlah SMA dan SMK Negeri di Jabar mencapai 801 lebih sedangkan ruang kelas untuk siswa kelas 10 hanya ada 8 ribu lebih.
"Pagi hari ini saya ingin menyampaikan bahwa jumlah SMA dan SMK Negeri di Jawa Barat itu ada 801 SMA dan SMK negeri. Sedangkan jumlah ruang kelasnya yang kelas 1 SMA atau SMK negeri atau kelas 10 ada 8.727 ruang kelas," kata Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan hanya ada 384 kelas yang akan digunakan untuk rombongan belajar yang mencapai 50 siswa per kelasnya. Tentu hal itu menimbulkan kekhawatiran, siswa nantinya akan merasa gerah saat prosesi pembelajaran berlangsung.
Oleh karena itu, Gubernur Jawa Barat Dedi akan memberikan bantuan air conditioner untuk kelas dengan rombel yang mencapai 50 siswa per kelasnya tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, AC yang akan diberikan oleh Dedi Mulyadi sebanyak dua unit, sehingga kelas yang digunakan akan terasa dingin dan nyaman.
"Insyaallah nanti mau dikirim AC ke sekolah-sekolahnya mau dipasangin dua PK dan satu kelasnya itu dua AC. Sehingga ruangannya dingin," ucap Dedi Mulyadi.
Sampai di sini, sudah dapat disimpulkan bahwa sekolah yang akan menerima bantuan AC tersebut adalah SMA dan SMK Negeri yang ada di Jawa Barat.
Tidak semua kelas dari sekolah tersebut yang akan menentukan bantuan dari KDM, melainkan hanya kelas 10 yang siswanya mencapai 48 sampai 50 orang per rombel.
Dengan kata lain, sekolah SMA dan SMK swasta dari Jabar tidak menerima bantuan AC dari Gubernur Jawa Barat tersebut.***