RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke wilayah Puncak tepatnya di Megamendung, Kabupaten Bogor, untuk meninjau langsung lokasi rumah warga yang tertimbun akibat longsor. Momen kunjungan tersebut dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.
Dalam postingan yang diunggah, Kang Dedi sedang berdialog langsung bersama warga setempat. Mengecek kondisi rumah yang terkena longsor sekaligus mendengar keluhan warga mengenai risiko longsor susulan.
Seorang warga menjelaskan mengenai jumlah rumah yang berpotensi terdampak serta penyebab terjadinya longsor.
“Jadi di sini yang potensial rumahnya harus geser ada berapa rumah? Ketika geser rumahnya harus di mana? Di sini kan tetap rawan, harus di tempat yang aman. Tanya Pak Lurah, ini kan rawan seperti ini. Kita kan tidak tahu besok lusa bisa ada bencana lagi,” ujar Dedi Mulyadi, penuh kepedulian.
Menurut keterangan warga, ada dua rumah yang berpotensi terkena longsor.
Selain meninjau lokasi longsor, Kang Dedi juga membahas masalah banjir yang kerap melanda kawasan Puncak. Salah satu warga mengungkapkan keluhannya tentang kondisi hutan yang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi bangunan.
“Lieu, Puncak banjir gitu kan, kan aneh, di mana-mana ge banjir mah di handap (bawah), iyeu mah sirah banjir berarti kan bocor sirahna (ini mah kepala banjir berarti kan bocor sirahna),” kata Dedi Mulyadi.