RADAR BOGOR - Sutinah, wanita asal Depok mengeluhkan nasibnya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga sengaja datang jauh-jauh ke Lembur Pakuan di Kabupaten Subang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga bertanya maksud kedatangan Sutinah pagi-pagi buta sudah ingin bertemu dengan dirinya.
"Jam segini mau ngapain, masih pagi," tanya Dedi Mulyadi dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71, Minggu, 13 Juli 2025.
Sutinah kemudian mengatakan bahwa ia ingin bertemu dengan Dedi Mulyadi dan sudah lama mau meminta tolong atas permasalahan yang sedang dihadapinya.
Ia mengungkapkan bahwa sudah 13 tahun lahan milik keluarganya yang digunakan untuk pembangunan jalan tol masih belum dibayar.
"Ya itu gak dibayar pak, tolnya," ungkap wanita asal Depok, Jawa Barat itu.
Mendengar hal itu, Dedi langsung meminta identitas lengkap dari Sutinah, termasuk lokasi lahan yang digunakan untuk pembangunan jalan tol.
Dedi Mulyadi juga mengatakan, apabila terbukti benar belum dibayarkan oleh pihak pembangunan jalan tol itu merupakan salah satu perbuatan dosa.
"Tanahnya tanah orang tua, sampai sekarang belum dibayar sama tolnya, tapi udah dipake, dosa itu tanahnya udah dipake belum dibayar," ujar Dedi Mulyadi.
Lahan yang digunakan untuk pembangunan jalan tol tersebut memiliki 7 ahli waris dan 3 orang dikabarkan sudah meninggal dunia.
Oleh karena, Dedi Mulyadi mengatakan, dirinya pada Senin mendatang akan bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir dan tentu akan menyampaikan masalah tersebut.
Dedi juga berharap, semoga masalah yang dihadapi Sutinah segera menemukan jalan keluar dan lahan yang digunakan jalan tol segara dibayarkan.
"Hari Senin saya mau ketemu juga, ada pak Erick Thohir mau berkunjung ke Pemda Jabar, nanti pas kunjungan ke Pemda Jabar saya sampaikan, pastikan pengelolanya BUMN, mudah-mudahan segera dibayar," jelas Gubernur Jawa Barat.***