RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat.
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi sempat berbincang dengan sejumlah warga yang bekerja dan meninggali rumah hunian di sekitar TPA.
"Bapak teh asalnya dari mana?" tanyanya.
"Abdi dari Peleren Purwakarta, kuli di dieu," jawab serang warga.
Kepada Gubernur Jawa Barat, warga tersebut menuturkan memulung ban yang ada di sekitar TPA.
"Terus ini rumah apa? Ini rumah-rumah kumuh" tanya Dedi Mulyadi.
"Buat istirahat aja," ujar warga tersebut.
"Bukan rumah hunian. Tapi nanti harus dibenahin ya, Pak ya. Ini daerah ini nanti harus enggak boleh begini, harus rapi," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat mengatakan, pihak pemerintah provinsi ingin menata area sampah.
Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Dimulai, Pemerintah Cairkan 8 Bansos Sekaligus Termasuk KIP, BPNT, dan KLJ Jakarta
Seorang warga asal Gunung Halu Bandung Barat menjelaskan, rumah hunian yang ada di sekitar TPA Sarimukti merupakan rumah peristirahatan.
"Bapak pulang?" tanya Dedi Mulyadi.
"Pulang, kadang seminggu, kadang 2 minggu," tutur warga asal Gunung Halu tersebut.
Warga tersebut juga menyampaikan, rumah hunian tersebut ditinggal sejumlah orang.
"Iya. Besok harus dirapihan dulu. Nanti kita kalaupun mau ada rumah peristirahatan kita bikin saung terbuka," tandasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti