Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ngamuk di Toko Jamu Hingga Dibanting Emak-Emak, Preman Mabuk yang Videonya Viral Dirungkus Polisi

Ahmad Sopyan • Selasa, 15 Juli 2025 | 08:14 WIB
Ilustrasi oknum anggota polisi yang aniaya ibu kandungnya hingga meninggal dunia di Bogor.
Ilustrasi oknum anggota polisi yang aniaya ibu kandungnya hingga meninggal dunia di Bogor.

RADAR BOGOR - Preman mabuk di toko jamu dan dibanting emak-emak yang videonya viral ditangkap Polisi.

"Ya, satu orang tersangka telah diamankan Polsek dan Polres Metro Depok beserta Subdit 1 Jatanras Polda Metro Jaya," kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made soal penangkapan preman mabuk kepada Radar Bogor Selasa 15 Juli 2025.

Ia menjelaskan peristiwa itu berawal saat si preman meminta minuman tambahan dalam kondisi mabuk.

Sementara itu Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made memaparkan, video yang viral aksi premanisme kepada penjaga toko jamu bukan di daerah Depok. Hal itu berdasarkan hasil penelusuran anggota kepolisian di lokasi kejadian.

Made mengatakan, lokasi aksi preman ngamuk yaang dibanting emak-emak berada di kawasan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, berbatasan dengan Kota Depok.

“jadi sebenarnya Itu bukan daerah Depok atau di wilayah hukum Polres Metro Depok,” katanya kepada Radar Bogor Selasa 15 Juli 2025 pagi.

Namun demikian, Polres Metro Depok tidak mentolerir adanya aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. 

Diberitakan Radar Bogor sebelumnya, seorang preman ngamuk di toko jamu tumbang dibanting emak-emak. Video preman vs emak-emak itu pun viral di media sosial.

Dalam cuplikan video yang dibagikan akun Instagram @depok24jam, memperlihatkan pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk marah-marah lantaran tidak diberi minuman keras (miras) oleh penjaga warung.

Salah satu di antaranya bahkan sampai membuat kekacauan dan melempari penjaga warung jamu menggunakan botol kaca.

Terlihat satu pria mengenakan topi dan kaos warna putih, duduk di depan warung dalam kondisi setengah sadar. Satu lagi mengenakan sweater berwarna merah.

Dalam postingan video tersebut juga menyebutkan keduanya diduga tengah memalak penjaga warung agar memberikan miras secara gratis.

"Viral, preman minta minuman gratis ngamuk, saat ditolak penjaga warung," tulis judul postingan yang sudah di lihat 1,3 juta pengguna Instagram itu.

Aksi pria diduga preman ngamuk itupun berhenti usai seroang emak-emak menahan dan mendorong preman tersebut hingga terjungkal.

Nampak wanita berambut panjang mengenakan kaos putih dan celana hitam itu menahan badan pria diduga preman yang mengarahkan botol kaca kepada penjaga warung.

Kemudian, emak-emak tersebut mendorong keluar pria yang diduga preman tersebut hingga tersungkur. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#depok #toko jamu #preman