RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mendatangi TPA Sarimukti untuk memberi dana ganti rugi kepada masyarakat yang bangunannya akan dibongkar dan ditata ulang.
Saat tiba di lokasi tempat pengelolaan sampah tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang pria yang mengaku sebagai koordinator TPA Sarimukti.
Di momen pertemuan tersebut, koordinator TPA Sarimukti terlihat menyapa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang baru saja memberikan bantuan kepada warga setempat.
"Selamat pagi pak gubernur, saya koordinator TPA Sarimukti," kata pria yang mengaku sebagai TPA Sarimukti tersebut.
Dedi Mulyadi lantas mengatakan bahwa wilayah tempat pengelolaan akhir sampah tersebut begitu kotor dan dan berantakan.
"Bala pak, (Berantakan pak)," ucap Dedi Mulyadi sambil menunjuk ke area yang ditumbuhi banyak rumput liar.
Baca Juga: Siasat Begal Gagal, Ojol di Dramaga Bogor Nekat Duel demi Selamatkan Diri dari Aksi Kejahatan Pelaku
Koordinator TPA Sarimukti kemudian mengatakan bahwa pihaknya melakukan operasi pembersihan secara rutin setiap hari. "Ini kita operasi terus setiap hari," ujarnya.
Seolah tidak percaya, Dedi Mulyadi lantas kembali bertanya kepada pria berkacamata hitam itu, "Operasi tiap hari bagaimana," sahut Gubernur Jawa Barat.
"Ini kotor pak, gimana bapak operasi tiap hari, di dieuna oge kotor (Di sininya juga kotor)," sambung pria berusia 54 tahun itu.
Koordinator TPA Sarimukti kembali berdalih, bahwa ia telah memerintahkan petugas kebersihan untuk menyelesaikan masalah sampah dan rumput liar di lokasi tersebut.
Kendati demikian, Gubernur Jawa Barat tetap mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh koordinator tersebut tidak berbekas sama sekali.
Meski pria tersebut mengatakan belum semua tempat dibersihkan, tapi Dedi Mulyadi tetap teguh dengan pendiriannya akan membongkar bangunan kumuh di area tersebut.
"Nggak, nggak, kita mau bongkar pak hari ini pak," tugas Dedi Mulyadi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga