Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dirikan Warung Hasil Pinjam Bank Keliling, Gubernur Jawa Barat Bongkar Bangunan Kumuh di Jalur Provinsi, Dedi Mulyadi: Penghuni ber-KTP Sukabumi

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 16 Juli 2025 | 07:43 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan arahan kepada Apudin dan istrinya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan arahan kepada Apudin dan istrinya.

RADAR BOGOR - Bangunan kumuh di sekitar jalur TPA atau Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat, dicek langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ya, semua bangunan kumuh di sekitar pinggir jalan provinsi tersebut segera dibongkar karena melanggar.

"Ini jalan provinsi, kunaon jalur ieu tara diberesan," tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kepada petugas yang sedang membersihkan jalan.

Melihat Gubernur Jawa Barat datang, sejumlah penghuni bangunan kumuh langsung menghampiri.

"Ibu, ini rumah siapa?," tanya Dedi Mulyadi.

"Rumah bapak Apudin," jawab perempuan berbaju ungu tersebut.

Gubernur Jawa Barat kemudian menanyakan daerah asal Apudin.

"Pak Apu teh aslina ti mana?," tanya Dedi Mulyadi.

Kepada Gubernur Jawa Barat, Apudin dan istrinya mengaku berasal dari Sukabumi.

Dedi Mulyadi mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penertiban jalur agar tidak kumuh.

"Jadi gini, tadi teh bade dirapihkeun heula jalurna nya. Jalurna supaya henteu kumuh. Kan engke rumah-rumahna rek diaturkeun supaya teu pabalatak kitu," papar Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat meminta, Apudin segera meninggalkan bangunan kumuh yang ditinggalinya dan mengontrak di tempat lain.

"Bapak tiasa ngontrak heula di tempat sanes nya," kata Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat juga langsung memberikan segepok uang pecahan Rp100 ribuan kepada Apudin.

"Ku abdi disiapkeun artos na nya," ucap Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menanyakan, sudah berapa lama Apudin tinggal di kawasan tersebut.

Apudin menjawab, sejak TPA Sarimukti didirikan.

Gubernur Jawa Barat juga mengecek warung Apudin.

Kepada Dedi Mulyadi, ia mengaku mendapatkan uang untuk modal membuka warung dari bank keliling sebesar Rp2 juta.

Menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, uang yang diberikannya tersebut cukup untuk membayar hutang ke bank keliling dan mengontrak di tempat baru yang lebih layak. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #kabupaten bandung barat #sukabumi #gubernur jawa barat #Bank Keliling