RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengundang Ketua RT Gen Z yang viral di media sosial.
Pria bernama Sahdan Arya Maulana yang kini berusia 20 tahun tersebut dipercaya untuk memimpin warga di daerah Koja Jakarta Utara sebagai Ketua RT.
Kepada Dedi Mulyadi, Sahdan menceritakan menjadi Ketua RT sejak dua bulan yang lalu.
"Oh baru baru banget. Oh bukan setahun yang lalu," ujar Gubernur Jawa Barat.
"Ditunjuk demokrasi. Kebetulan kebetulan waktu itu ada paslon lain," cerita Sahdan.
Ketua RT Gen Z tersebut menyebutkan, saat itu ada dua paslon yang mencalonkan menjadi Ketua RT, dirinya dan warga berusia sekitar 50 tahun.
"Apa yang memotivasi anak muda jadi ketua RT? Yang memotivasi kan umur segini biasanya persiapan nyalon DPR, DPRD, DPRD Provinsi," ucap Dedi Mulyadi.
Sahdan mengungkapkan, memiliki prinsip yang sejak dulu dipegang.
"Pesan juga dari orang tua, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat sempat bertanya dana yang dihabiskan Sahdan untuk bisa menjadi Ketua RT.
"Enggak. Nyalon RT itu tidak mengeluarkan dana. Tapi ya saya sowan-sowan aja sih ke masyarakat silaturahmi," ungkap Sahdan.
"Saya nyalon RT, semuanya kita meminta izin dan meminta restunya," sebutnya.
"Pasti ada biaya kopinya, kalau ngobrol pakai kopi kan. Ada kopinya enggak?" tanya Dedi Mulyadi.
Sahdan menjelaskan, tidak mengeluarkan uang selama masa kampanye menjadi Ketua RT.
"Enggak, justru malah mereka yang menyediakannya," tuturnya.
Gubernur Jawa Barat juga menanyakan alasan warga yang memilih Sahdan menjadi Ketua RT.
"Ya, mungkin karena mereka juga ingin mencoba ya gimana sih rasanya dipimpin Gen Z," jelas Sahdan.
"Kemudian berapa selisih suara dapat?" tanya Dedi Mulyadi.
Sahdan menerangkan, mendapat 126 suara dalam pemilihan tersebut, sementara rivalnya menjadi 17 suara.
"Wah gila loh. Menang telak ya, 90% lebih loh itu," pungkas Gubernur Jawa Barat
Editor : Siti Dewi Yanti