RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya bertemu dengan Arya Maulana, seorang pemuda yang sudah dipercaya menjadi ketua rukun tetangga (RT).
Ketua RT yang berasal dari kalangan Gen Z itu mengaku sangat mengidolakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Padahal, ia menjadi pemimpin di wilayah Koja, Jakarta Utara.
Jika melihat lokasi kampung yang dipimpin oleh Arya Maulana, tentu saja wilayah tersebut berada di bawah pemerintahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung.
Kendati demikian, pemuda berusia 20 tahun ini lebih mengidolakan Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat.
Lalu, apa alasan Arya Maulana mengidolakan sosok Dedi Mulyadi? Berikut penjelasannya.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadi Dedi Mulyadi, Arya mengungkapkan alasan mengidolakan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Menurutnya, Dedi Mulyadi adalah pemimpin yang merakyat. Ia suka turun langsung ke lapangan dan menemui masyarakat yang sedang kesusahan.
Lebih dari itu, ketua RT Koja ini juga mengatakan bahwa Dedi Mulyadi adalah sosok yang tegas ketika ada orang yang melanggar aturan. Oleh karena itu, ia sangat mengagumi sosok pria berusia 54 tahun tersebut.
“Karena saya sangat suka, sih, melihat Bapak bekerja kayak gitu. Langsung turun ke lapangan, merangkul masyarakat-masyarakat yang susah juga, dan tegas juga ketika ada orang yang melanggar aturan,” kata Arya Maulana, dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71.
Mendengar apa yang diucapkan Arya, Dedi Mulyadi lantas mengatakan bahwa semua itu hanya sebatas pencitraan.
“Itu kan pencitraan, Mulyono Jilid 2. Hati-hati, waspada itu,” kata Dedi dengan candaan khasnya.
Pada momen tersebut, Arya tampak tertawa mendengar candaan yang disampaikan oleh sosok yang ia idolakan itu.
Kendati demikian, Arya Maulana tetap akan mencontoh gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menurutnya sangat menginspirasi anak-anak muda sepertinya.
Demikian alasan Arya Maulana mengidolakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meskipun ia tinggal di wilayah Jakarta. ***
Editor : Eli Kustiyawati