RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi warga Kota Depok, yang kerap berkutat dengan kemacetan di Kawasan Jalan Raya Margonda.
Pasalya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi merancang pembangunan Flyover di Jalan Raya Margonda.
Pembangunan Flyover Jalan Raya Margonda ini ditujukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi setiap hari, khususnya di Simpang Juanda–Margonda dan Exit Tol Margonda.
Pembangunan jalan layang ini ditargetkan dimulai tahun 2026, setelah melalui serangkaian studi dan persiapan teknis serta keuangan.
Untuk merealisasikan flyover Margonda ini, diperkirakan menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianti mengatakan, dirinya bersama Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda), Dinas Perhubungan Kota Depok, perwakilan Balai Jalan dan Satuan Kerja Jalan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sudah melakukan pengecekan lokasi yang nantinya direncakan akan dibangun tahun 2026 tersebut.
"Iya, betul, sudah kami cek lokasi bersama tim dari pemerintah pusat dan kota untuk rencana pembangunan flyover Margonda," katanya kepada Radar Bogor, Kamis 17 Juli 2025.
Citra mengatakan, terkait biaya pembangunan flyover Margonda tersebut, rencananya bersumber dari pinjaman daerah.
Kerja sama Pemkot Depok dengan PT SMI sebagai sumber pendanaannya.
"Ini (anggaran pembangunan Flyover Margonda) kurang lebih dananya Rp250 Miliar," tuturnya
Saat ini, kata dia, pembangunan Flyover Jalan Raya Margonda masih dalam tahap perencanaan, dimana untuk feasibility study (FS) atau uji kelayakan mendapat bantuan dari PT SMI melalui donor keuangan dari Jerman.(faj)