RADAR BOGOR - Kasus di RSUD Linggajati menyita banyak perhatian publik, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram pribadinya, menyampaikan bahwa kasus RSUD Linggajati ini sekarang sudah ditangani oleh Bupati Kuningan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga mengatakan, bahwa kini Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar telah menonaktifkan Direktur RSUD Linggajati.
Langkah yang dilakukan Bupati Kuningan tersebut diapresiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Buat Bupati Kuningan saya mengucapkan atas langkahnya menonaktifkan direktur rumah sakit umum daerah atas kasus lambannya penanganan kelahiran seorang ibu yang berakibat pada meninggalnya bayi," kata Dedi Mulyadi, dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi.
"Yang bayi itu sangat ditunggu oleh suami dan istrinya selama tujuh tahun," sambung orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.
Lebih lanjut, Dedi juga berharap dari kasus tersebut bisa dijadikan pembelajaran, untuk petugas pelayanan kesehatan, terutama yang ada RSUD di Jawa Barat agar memberikan service terbaik untuk para pasiennya.
Ayah Ni Hyang itu juga berharap agar profesionalisme di ruang lingkup pelayanan kesehatan bisa semakin tumbuh. Begitu juga dengan pegawainya bisa lebih sejahtera dari sebelumnya.
Dengan adanya profesionalisme dari petugas kesehatan di rumah sakit umum daerah, maka masyarakat bisa merasakan pelayanan yang maksimal dan memadai.
Di akhir video, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Gubernur berharap agar kasus di RSUD Linggajati ini bisa diselesaikan secara objektif.
"Saya menyampaikan terima kasih semoga nanti bisa melahirkan hasil penyelidikan yang objektif terhadap terhadap masalah tersebut," pungkas Dedi Mulyadi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga