Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sidak ke Lokasi Longsor Cimahi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ajukan Pertanyaan dan Temukan Fakta Ini

Mera Puspita Sari • Sabtu, 19 Juli 2025 | 17:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kunjungi kawasan yang terkena longsor Cimahi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kunjungi kawasan yang terkena longsor Cimahi.

RADAR BOGOR - Musibah tanah longsor yang terjadi di kawasan Ranca Belut, kelurahan Padasuka, kecamatan Cimahi Tengah, kota Cimahi pada Jumat, 18 Juli 2025, sekitar pukul 19.10 WIB mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi daerah Cimahi yang terkena tanah longsor, terekam dalam TikTok @dedimulyadiofficial pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Saat tiba di lokasi kejadian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan pihak perwakilan Basarnas, menanyakan perihal kejadian tersebut beserta korban yang tertimpa longsor.

“Ini saya lagi di Cimahi menengok bangunan rumah yang ambruk. Jadi penjelasannya gimana pak?,” tuturnya.

Perwakilan Basarnas mengungkapkan, terdapat dua korban, diketahui mereka adalah pekerja dalam suatu proyek pembangunan rumah. Satu orang sudah dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Jadi untuk yang ambruk semalam, korban pertama sudah dievakuasi dalam keadaan selamat. Atas nama Candra 16 tahun dari Cianjur,” ungkap perwakilan Basarnas.

Dedi lantas menanyakan kondisi korban, apakah terdapat luka atau tidak.

“Itu Candra selamat ya, tidak luka?,” tanya Dedi.

“Ada, kecil pak,” jawab petugas Basarnas.

Lebih lanjut, Dedi menanyakan kembali tentang korban tidak selamat yang berasal dari Garut.

“Kecil ya, terus yang meninggal siapa?,” tanya Dedi.

“Pak Usep 55 tahun, tadi sudah kita evakuasi,” ungkap petugas.

“Pak Usep 55 tahun orang mana?,” kata Dedi.

“Malangbong Garut,” ucap petugas.

Dedi juga menanyakan tentang status Pak Usep dalam proyek tersebut, pemilik bangunan hingga sebab terjadi bangunan roboh sampai memakan korban.

“Pak Usep sebagai pekerja di bangunan. Ini rumah milik siapa?,” tanya Dedi.

“Milik Pak Sony,” ucap petugas.

“Rumah tinggal, jadi tertimpa material longsor. Jadi tanahnya longsor berakibat pada bangunan ambruk. Karena tanahnya di daerah tebing. Bangunan betonnya di daerah tebing yang curam. Sehingga menimbulkan longsor,” tutur Dedi.

Sebagai seorang Kepala Daerah, meskipun seharusnya itu tanggung jawab pemilik rumah dan pekerjaan orang. Tapi dia tetap akan menemui keluarga bantuan untuk memberikan bantuan.

“Jadi saya tetap, walaupun ini adalah pekerjaan-pekerjaan orang, tanggung jawab pemilik rumah. Sebagai Gubernur Jawa Barat saya tetap akan mengutus orang untuk menemui keluarganya,” paparnya.

Bagaimanapun juga Dedi Mulyadi sangat memahami pihak keluarga kehilangan dengan sosok pencari nafkah setiap hari.

Ia menyelipkan doa indah untuk korban yang meninggal akibat tertimpa material longsor saat bekerja.

“Karena pasti dia kehilangan orang yang usaha setiap hari. Mudah-mudahan diterima iman islamnya dan mendapat tempat disisi Allah SWT dan keluarganya ditabahkan,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #longsor #gubernur jawa barat #cimahi