Fakta Pernikahan Putri Karlina dan Maula Akbar Putra Sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Mulai dari Seserahan hingga Insiden 3 Orang Meninggal
Asep Suhendar• Minggu, 20 Juli 2025 | 12:09 WIB
Suasana pernikahan Putri Karlina dan Maula Akbar putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
RADAR BOGOR - Pernikahan putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yakni Maula Akbar dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina menyedot perhatian.
Pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina digelar di Garut pada Rabu, 16 Juli 2025 dan pada hari berikutnya dilaksanakan acara syukuran yang dihadiri oleh banyak orang termasuk dari luar Jawa Barat. Dirangkum dari berbagai sumber berikut fakta pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina:
Seserahan
Seserahan yang dibawa oleh Maula Akbar memang cukup menyita perhatian, bagaimana tidak, ia dan rombongannya membawa makanan pokok seperti beras, buah-buahan, sayur, dan makanan khas Sunda.
Dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, selain itu putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini juga membawa kerajinan dari bambu seperti boboko, aseupan, hingga kaya bakar yang dipikul oleh beberapa orang.
Bukan hanya itu, Maula juga menjadikan kasus sebagai seserahan yang ia bawa pada acara pernikahannya tesebut.
Tentunya barang-barang yang dibawa oleh Maula adalah sebagai bentuk komitmen dan kasih sayang ia berikan pada sang istri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Fakta menarik dari pernikahan Maula Akbar dan Wakil Bupati Garut itu juga terletak pada mas kawin yang diberikan oleh putra Dedi Mulyadi.
Dalam ijab kabul sang mertua yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto membacakan satu persatu masa kawin yang menjadi syarat sah pernikahan dalam Islam.
Adapun mas kawin yang diberikan meliputi sembilan ekor sapi, domba Garut, ayam pelung Cianjur, bibit ikan gurame dengan jumlah yang sama yaitu sembilan.
Selain itu, ada juga 99 bibit kayu lokal, 9 jenis benih padi lokal, dan logam mulia seberat 9 gram yang disebut dalam ijab kabul tersebut.
Fakta yang selanjutnya adalah tragedi menimbulkan korban jiwa pada acara syukuran yang digelar setelah acara resepsi pernikahan tepatnya pada Jumat, 18 Juli 2025.
Masyarakat saling berdesakan untuk mengambil makanan gratis yang disediakan pada acara syukuran pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia terdiri dari satu orang anak berusia 8 tahun, warga berusia 61 tahun, serta seorang anggota polisi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi termasuk pasangan suami istri Maula Akbar dan Putri Karlina telah menyambangi rumah para korban serta menyerahkan uang bantuan serta menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi.