Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Ambil Sikap Terkait Aksi Demonstrasi Pencabutan Larangan Study Tour, Dedi Mulyadi Tetap Teguh dengan Komitmennya

Asep Suhendar • Selasa, 22 Juli 2025 | 06:51 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat merespons aksi demonstrasi penolakan larangan study tour.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat merespons aksi demonstrasi penolakan larangan study tour.

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan sikap tegas terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan di depan Gedung Sate pada Senin, 21 Juli 2025.

Dedi Mulyadi menuturkan bahwa aksi demonstrasi tersebut dilakukan oleh para pelaku usaha pariwisata yang menuntut pencabutan SK larangan study tour.

Pada tahun 2024 lalu, Gubernur Jawa Barat menerbitkan SK yang berisi larangan kegiatan study tour bagi siswa di wilayah Jabar.

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa aksi demonstrasi kemarin tidak hanya mewakili masyarakat Jabar, tetapi juga berasal dari daerah lain.

Ia menyebutkan bahwa salah satu asosiasi yang berasal dari Yogyakarta turut mendukung aksi demonstrasi tersebut.

Tentu saja, pihak-pihak yang mendukung aksi itu adalah mereka yang memiliki kepentingan di sektor pariwisata, yang menjadi salah satu ladang penghasilan mereka.

Lalu, apakah Dedi Mulyadi akan mencabut SK Nomor 43/PK.03.03/KESRA tersebut? Berikut penjelasannya.

Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa ia akan tetap teguh pada komitmen yang telah ia buat.

Dengan kata lain, Dedi Mulyadi tidak akan mencabut SK tersebut demi memastikan agar orang tua murid tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan di luar kebutuhan pendidikan.

“Insyaallah, Gubernur Jawa Barat akan tetap berkomitmen menjaga ketenangan orang tua agar tidak terlalu banyak pengeluaran biaya di luar kebutuhan pendidikan,” ujar Dedi Mulyadi, dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas yang tidak ingin terbebani oleh biaya di luar biaya pendidikan.

“Jadi, sikap saya akan tetap berpihak pada kepentingan rakyat banyak, menjaga kelangsungan pendidikan, dan mengefisienkan pendidikan dari beban biaya yang tidak ada kaitannya dengan pendidikan,” sambungnya.

Di akhir video, Dedi Mulyadi juga menyampaikan harapannya agar sektor pariwisata dapat terus tumbuh. Ia menambahkan bahwa wisata di Indonesia ke depannya diharapkan mampu menarik minat wisatawan mancanegara.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #study tour #gedung sate #gubernur jawa barat #aksi demonstrasi