Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kasus Kusta hingga TBC Merajalela di Bekasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ambil Langkah Tegas Seperti Ini

Asep Suhendar • Rabu, 23 Juli 2025 | 20:46 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berada di Bekasi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berada di Bekasi

RADAR BOGOR – Saat berkunjung ke Bekasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemukan fakta yang cukup mengejutkan, terutama berkaitan dengan penyakit kusta di wilayah tersebut.

Kusta sendiri merupakan penyakit infeksi kronis yang menyerang kulit sehingga perlu penanganan khusus untuk proses penyembuhannya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram pribadinya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertanya terkait jumlah kasus kusta di Bekasi kepada Kepala Dinas Kesehatan di wilayah tersebut.

"Di Bekasi ini ada kasus kusta, penyakit lama. Berapa, Pak Kadis?" tanya Dedi Mulyadi, dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu kemudian menemukan jawaban bahwa kasus kusta di Bekasi mencapai 306. Artinya, Bekasi menjadi wilayah yang paling banyak ditemukan penyakit kusta di Jawa Barat.

"Ada 306 kasus dari 1.805 kasus kusta di Jawa Barat. Artinya paling banyak di Bekasi," ujar Gubernur Jawa Barat tersebut.

Menyikapi hal itu, Dedi Mulyadi langsung meminta Bupati Bekasi untuk menyelesaikan masalah tersebut maksimal hingga tahun 2026 mendatang.

"Kita targetkan, Pak Bupati, 2026 tidak boleh ada kusta di Bekasi," ucap Dedi Mulyadi.

Selain bertanya tentang penyakit kusta, Dedi Mulyadi juga meminta data terkait penyakit TBC di wilayah tersebut.

TBC sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri dan menyerang paru-paru manusia, sehingga bisa menyebabkan kematian.

Dedi Mulyadi menemukan data bahwa kurang lebih ada 6.200 kasus TBC di wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Guna mengatasi penyakit yang menular ini, Dedi Mulyadi meminta agar penataan rumah di Bekasi diperbaiki. Lingkungan dan udara di wilayah tersebut, menurutnya, harus bebas dari pencemaran.

"Urusan TBC harus segera ditangani, dengan satu: rumahnya harus bersih, ada sanitasi, lingkungannya harus baik, berjendela, udaranya harus bebas pencemaran," ungkap Dedi Mulyadi.

Oleh karena itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan melakukan audit lingkungan di seluruh Provinsi Jabar pada Desember 2025 mendatang.

Audit lingkungan tersebut merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Dedi Mulyadi agar bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Jabar saat ini.

"Caranya cuma satu, Pak Menkes. Nanti di bulan Desember saya akan membuat audit lingkungan di seluruh Provinsi Jawa Barat," tegasnya.***

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #bekasi #tbc #gubernur jawa barat #kusta