Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sambut Hari Anak Nasional, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Berpesan Supaya Anak Tumbuh Secara Alamiah di Lingkungannya

Mera Puspita Sari • Rabu, 23 Juli 2025 | 21:01 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beri pesan mendalam di Hari Anak Nasional 2025.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beri pesan mendalam di Hari Anak Nasional 2025.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi pesan menyentuh untuk orang tua di hari anak nasional yang jatuh pada Rabu, 23 Juli 2025.

Sebagaimana terekam dalam TikTok@dedimulyadiofficial yang diunggah pada 23 Juli 2025.

Sambil menggendong seorang anak laki-laki, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut anak-anak harus tumbuh dengan baik melalui berbagai cara.

“Anak-anak kita harus tumbuh dengan baik, harus mendapat ASI dari ibunya yang memadai, mendapatkan pasokan gizi yang memadai, nutrisi yang memadai, tidak boleh jadi korban gadget, tidak boleh jadi korbannya barang-barang elektronik,” tutur Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat yang dipanggil Bapak Aing ini menegaskan bahwa anak wajib tumbuh alami didukung dengan kebersihan lingkungan sekitarnya.

“Dia harus tumbuh secara alamiah di lingkungan dan semoga para pemimpin dan seluruh keluarganya menyadari akan kebersihan lingkungan,” jelas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat kembali menjelaskan, beberapa point penting harus terpenuhi terkait kebersihan lingkungan termasuk kualitas makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

“Dapurnya harus bersih, kamar mandi harus bersih, halaman rumah harus bersih, kemudian lingkungan harus bersih, serta makanan-makanan yang didapatnya harus makanan yang halal,sehat,bernutrisi,bergizi,” papar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut Dedi Mulyadi kembali menghimbau supaya anak-anak mulai saat ini dan seterusnya harus benar-benar terlindungi dari bencana, salah pergaulan maupun pemberian.

“Semoga di hari anak nasional ini menjadi kesadaran kita untuk bersama-sama melindungi anak-anak kita dari berbagai bencana yang lahir akibat salah pengelolaan lingkungan, salah pergaulan dan salah pemberian yang diberikan pada anak-anak kita,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Selanjutnya, Dedi Mulyadi menjelaskan perihal maksud kata dari pemberian untuk anak-anak supaya bisa terlindungi sejak dini.

Meskipun orang tua sangat kaya, sebisa mungkin jangan berlebihan saat memberi sesuatu.

Karena ada potensi merusak otak kanan maupun kiri.

“Atas nama kasih sayang tidak boleh anak-anak kita diberi HP, atas nama kasih sayang tidak boleh anak-anak kita diberi motor, atas nama kasih sayang tidak boleh anak-anak kita diberi barang-barang elektronik yang merusak otak kiri dan otak kanan,” pungkas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.***

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #hari anak nasional #gubernur jawa barat