Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terungkap, Ini Alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Lakukan Evaluasi dan Investigasi terhadap Bantuan Pondok Pesantren di Jabar

Asep Suhendar • Kamis, 24 Juli 2025 | 12:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ungkap alasan lakukan evaluasi dan investigasi terhadap bantuan pondok pesantren.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ungkap alasan lakukan evaluasi dan investigasi terhadap bantuan pondok pesantren.

RADAR BOGOR – Bantuan untuk pondok pesantren (ponpes) di Jabar kini telah dievaluasi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Proses evaluasi yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi terhadap bantuan lembaga pendidikan agama tersebut tentu memiliki alasan.

Lalu, apa alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan evaluasi terhadap bantuan pondok pesantren di wilayah yang dipimpinnya?

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi meluruskan isu terkait penghapusan bantuan ponpes.

Dedi Mulyadi mengatakan bahwa tidak ada kebijakannya yang membahas seputar penghapusan tersebut, melainkan evaluasi dan investigasi.

Kenapa dilakukan evaluasi? Dedi Mulyadi menilai bahwa proses penyaluran bantuan untuk ponpes pada periode sebelumnya tidak sesuai.

Pasalnya, dana hibah tersebut hanya menumpuk pada dua kabupaten saja, yaitu Garut dan Tasikmalaya. Hal itu tentu bertentangan dengan prinsip keadilan.

Ditambah lagi, ada beberapa ponpes yang menerima dana bantuan, padahal secara administratif bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

"Juga banyak saya temukan bantuan-bantuan itu malah ngalir ke lembaga atau yayasan yang seluruh aspek administrasinya, menurut saya, bertentangan dengan prinsip-prinsip undang-undang," kata Dedi Mulyadi.

Menyikapi hal itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Pemprov Jabar akan mengambil langkah tegas dengan melakukan investigasi untuk mengungkap lebih dalam terkait masalah tersebut.

Proses investigasi ini sangat penting dilakukan karena, menurutnya, ada lembaga yang mendapat bantuan lebih dari Rp50 miliar. Tentu hal itu nilainya jauh berbeda dengan ponpes di wilayah lainnya.

Sehingga, menurut Gubernur Jawa Barat, prinsip keadilan dalam proses penyaluran bantuan untuk pondok pesantren ini harus benar-benar ditegakkan.

Pasalnya, jika tidak ditegakkan, maka menurut Dedi Mulyadi, semua itu tidak sesuai dengan akhlakul karimah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Orang nomor satu di Jawa Barat ini berharap agar pemilik pondok pesantren bersabar terlebih dahulu sampai solusi dari masalah ini bisa ditemukan.

Di akhir video, Dedi Mulyadi berharap agar proses penyaluran bantuan terhadap pondok pesantren bisa tepat sasaran dan memberikan dampak positif kepada para santri di Jawa Barat.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #pondok pesantren #bantuan