Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Larang Study Tour, Gubernur Jawa Barat Perintahkan Siswa di Bogor Pergi ke Sungai, Dedi Mulyadi: Mulungan Runtah

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 26 Juli 2025 | 07:48 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan siswa sekolah di Bogor pergi ke sungai
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan siswa sekolah di Bogor pergi ke sungai

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berinteraksi dengan warga Kota Bogor pada Jumat, 25 Juli 2025 melalui gelarang Nganjang ka Warga.

Dalam acara tersebut, Dedi Mulyadi menjelaskan alasan melarang Study Tour di lingkungan pendidikan Jawa Barat.

"Sabab judulna ge studi tur, hartina ari study teh diajar ari tour teh mamangkat (judulnya study tour, artinya study belajar, tour pergi)," tuturnya.

Baca Juga: Burung Hantu Terjerat Benang Layangan, Damkar Cianjur Tunjukkan Aksi Unik Bikin Salut!

Gubernur Jawa Barat memerintahkan, siswa sekolah SD, SMP, SMA di Bogor untuk pergi ke sungai untuk memungut sampah.

"Jadi budak sekolah di SD di Bogor, di SMP di Bogor, SMA di Bogor, mangkat kasusukan mulungan runtah caina diangkat," pungkasnya.

Air dari sungai tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan, dibawa ke laboratorium untuk diperiksa.

Baca Juga: Booming Akta Cerai di Parung dan Ciseeng Tembus 2.900 Kasus, Jadi Daerah dengan Angka Perceraian Tertinggi di Bogor Barat

"Eta cai ngandung komponen pencemaran naon, iyeu runtah aya bakteri naon? Nu kitu study tour (airnya mengandung komponen pencemaran apa? sampahnya mengandung bakteri apa? yang begitu disebut study tour)" ujarnya.

Gubernur Jawa Barat menjabarkan, study tour juga bisa dalam bentuk memperhatikan dan merekam gerakan tarian.

"Aya nu nari tadi direkam diperhatikeun gerakanana tarianana maknana nu kitu teh study tour (Ada yang menari, direkam dan diperhatikan gerakannya, dan makna tariannya, itu juga study tour)," tegasnya.

Baca Juga: Lengkapi Data Dapodik Sebelum 31 Agustus! Cek Cara Daftar Ulang PIP 2025 agar Tetap Dapat Bantuan untuk Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK

Dedi Mulyadi meminta agar semua guru harus kreatif.

"Studi tur teh lain naik bus mangkat ka Jogja, lain naik bus ka Solo, eta mah piknik (study tour bukan naik bus, berangkat ke Yogya, itu namanya piknik)," tuturnya.

Gubernur Jawa Barat menceritakan demo yang terjadi di depan kantornya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: Resmi! Honorer Peserta PPPK 2024 Bisa Jadi PPPK Paruh Waktu 2025 Tanpa Seleksi, Asal Penuhi Syarat Ini

"Ceuk urang ge urang mah teu kudu didemo (saya tidak perlu didemo," katanya.

Dedi Mulyadi menerangkan, kegiatan study tour yang dilarang, bukan piknik atau pariwisata.

"Matak ge aneh nu demo study tour, nu demona teh travel pariwisat (Oleh karenanya aneh, yang demo kalangan travel dan pariwisata," tekannya.

Gubernur Jawa Barat menegaskan, tidak melarang piknik bersama keluarga.

Dedi Mulyadi menekankan, jika piknik bersama keluarga jangan melibatkan sekolah.

Baca Juga: CPNS Tak Lagi Serentak, Pelamar Bisa Tes Kapan Saja dan Subtes Gagal Tidak Perlu Diulang, Simak Penjelasannya di Sini

"Sabab di nu sakolah euweuh kurikulum study tour (karena di sekolah tidak ada kurikulum study tour)," tandas Gubernur Jawa Barat.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #study tour #bogor #gubernur jawa barat