RADAR BOGOR - Wali Kota Depok Supian Suri mendatangi Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Cipayung Selasa, 28 Juli 2025 dan kehadirannya menjadi pusat perhatian sejumlah emak-emak.
Tampak sejumlah emak-emak mengerumuni Supian Suri dan meminta berjabat tangan serta berfoto bersama dengan latar belakang gunung sampah TPA Cipayung.
"Pak foto, Pak," ucap sejumlah emak-emak di area TPA Cipayung saat wali kota Depok melakukan kunjungan ke TPA Cipayung.
Supian Suri yang mengenakan kemeja biru muda itupun langsung mengiyakan permintaan emak-emak tersebut dan ia sempat membuka topi yang dikenakannya sebelum berfoto di TPA Cipayung.
Wali Kota Depok Supian Suri melakukan kunjungan ke TPA Cipayung terkait rencana pengelolaan sampah menjadi energi listrik melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Supian Suri mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Depok tengah mempersiapkan pengelolaan sampah menjadi energi listrik dan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar dapat menjadi PLTSa.
Pertama kata Supian Suri harus memiliki Lahan minimal 5 hektare, kedua memiliki sampah minimal 1.000 ton per hari dan ketiga ada alat transportasi yang mengangkut sampah dari masyarakat ke lokasi PLTSa.
"Keempat, pemerintah mewajibkan masyarakat membayar retribusi sampah," ujar Supian Suri kepada Radar Bogor.
Supian memaparkan, saat ini Pemerintah Kota Depok terus berupaya untuk bisa memenuhi seluruh persyaratan untuk membangun PLTSa tersebut.(Faj)
Editor : Eka Rahmawati