Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Ungkap Rp72,5 Triliun Investasi Masuk ke Jabar, Dedi Mulyadi Akan Ambil Langkah Seperti Ini

Asep Suhendar • Rabu, 30 Juli 2025 | 10:34 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membahas seputar investasi di Jabar.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membahas seputar investasi di Jabar.

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa wilayah yang dipimpinnya menjadi provinsi yang banyak diminati oleh para investor.

Menurut Dedi Mulyadi, per Juli 2025 ini, total modal investasi yang sudah masuk ke Jawa Barat kurang lebih mencapai Rp72,5 triliun.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja samanya sehingga Jawa Barat pada saat ini, sampai bulan Juli 2025, merupakan provinsi yang paling diminati oleh para investor,” kata Dedi Mulyadi.

“Total modal yang masuk ke Jawa Barat sudah mencapai Rp72,5 triliun,” sambung Gubernur Jawa Barat tersebut.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa semua itu adalah hasil kerja sama dari berbagai lapisan pemerintahan, mulai dari desa hingga tingkat provinsi di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi menyebut, banyaknya investasi yang masuk menandakan bahwa Jawa Barat berhasil menjaga iklim investasi dari berbagai gangguan, termasuk tindak premanisme.

“Hal ini menunjukkan bahwa seluruh kinerja yang dilakukan hari ini menciptakan iklim investasi yang baik. Berbagai gangguan premanisme, hambatan investasi, infrastruktur, dan sejenisnya dapat kita tangani dengan baik,” ungkap Dedi Mulyadi.

Lalu, apa langkah Gubernur Jawa Barat ke depannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Di tengah dana investasi yang cukup besar masuk ke Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap semua itu sejalan dan selaras dengan ketersediaan lowongan kerja di Jabar.

Dengan adanya lapangan pekerjaan, masyarakat di tanah Sunda ini diharapkan bisa merasakan dampak langsung dari investasi yang masuk ke wilayah Jawa Barat.

Oleh karena itu, Dedi Mulyadi juga akan memperbaiki sistem lamaran kerja di Jabar yang dinilainya belum cukup efektif dan efisien.

Mulai bulan Agustus tahun 2025 mendatang, Dedi Mulyadi akan memberlakukan sistem lamaran kerja secara online di seluruh wilayah Jawa Barat.

Pemprov Jabar akan membuat sistem yang cukup canggih sehingga masyarakat yang mencari pekerjaan dapat dihubungkan langsung dengan perusahaan yang sedang membuka lowongan.

Di sisi lain, perusahaan pun akan dimudahkan untuk melakukan rekrutmen pegawai karena dapat memilih kriteria yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Hadirnya sistem lamaran kerja yang baru ini diharapkan bisa lebih efektif dan efisien, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk melamar pekerjaan.

Demikian penjelasan Dedi Mulyadi terkait investasi di Jawa Barat dan langkah-langkah strategis yang akan ia lakukan ke depannya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #investasi