RADAR BOGOR - Ketika berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melihat seluruh siswa salah satu SMA tidak mengenakan helm saat berkendara motor.
Bahkan, sejumlah siswa tetap berada di jalan untuk melihat aksi Dedi Mulyadi, namun Gubernur Jawa Barat memerintahkan pelajar untuk pulang ke rumah masing-masing.
"Anak-anak perempuan cepat pulang, nanti saya ke sekolahnya," tuturnya.
Sampai di sekolah, Dedi Mulyadi menanyakan keberadaan Kepala Sekolah SMAN 1 Cipeundeuy.
"Kepala sekolahnya mana?" tanyanya.
Menuju ke kantor kepala sekolah, Gubernur Jawa Barat melihat tempat sampah ada di kolam dan tidak ada yang inisiatif mengambil.
"Begini sekolahnya. Om, ambilin, Om. Bidang kesiswaannya siapa?" tanyanya.
"Pak Haji Ayi. Saya stafnya, Pak," ucap salah satu pihak sekolah yang ditemui.
Melihat kondisi sekolah, Dedi Mulyadi mengatakan, sekolah yang dikunjungi tidak disiplin.
"Kok sekolahnya begini, kayaknya enggak disiplin nih sekolah kita anak-anak tidak satu pun yang pakai helm," pungkasnya.
Kepada Gubernur Jawa Barat, pihak sekolah mengungkapkan sudah pernah memberikan teguran terkait penggunaah helm.
"Ibu kan bisa ngontrol ke depan periksa mereka. Enggak bawa helm kan?" tanyanya.
Dedi Mulyadi memerintahkan, pihak sekolah membuat kesepakatan antara siswa dengan orang tua dan sekolah untuk menaati peraturan.
Baca Juga: Gampang! Begini Cara Daftar SIAPkerja Kemnaker dan Manfaatnya, Fresh Graduate Wajib Coba
"Bagi mereka yang tidak mentaati berbagai peraturan dipersilakan mengundurkan diri. Itu cara merubah manusia," tegasnya.
Gubernur Jawa Barat tetap menanyakan keberadaan kepala sekolah SMA yang dikunjungi.
"Lagi di Cililin, Pak. Kan kebetulan PLT. Jadi di sini induknya kemudian di situ, Cililin itunya," jawab pihak sekolah.
Dedi Mulyadi pun menanyakan keberadaan wakil kepala sekolah.
"Nah, terus si wakil kepala sekolahnya ada, mana?" tanyanya.
Kepada bagian prasarana sekolah, Gubernur Jawa Barat menyampaikan keluhannya.
"Pak gimana kok anak-anaknya enggak disiplin, di sini enggak nyerminin cita-cita pendidikan yang saya impikan," tuturnya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, seluruh siswa tidak ada yang menggunakan helm.
"Bergelombol, semua enggak ada satuun pakai helm tidak ada satupun loh," tandasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti