RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya memberikan respons terhadap keluhan yang disampaikan oleh masyarakat Depok terkait masih adanya siswa miskin yang tidak bisa sekolah.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan terima kasih atas kepedulian masyarakat Depok terhadap pendidikan di wilayah Jawa Barat.
“Terima kasih atas kepeduliannya bagi perkembangan dunia pendidikan di Jawa Barat, khususnya terhadap perlindungan bagi anak-anak yang orang tuanya dalam kategori tidak mampu,” kata Dedi Mulyadi.
Di samping itu, Gubernur Jawa Barat ini juga mengungkapkan bahwa ada lima siswa miskin di Depok yang mengeluh karena tidak bisa sekolah. Kendati demikian, semua itu sudah ia tangani dengan baik.
Dedi Mulyadi menyebut, dua dari kelima siswa tersebut kini telah resmi menjadi siswa di SMK Negeri 3 Depok.
“Ada lima orang siswa yang Bapak maksud, dan kelima siswa itu sudah masuk. Satu ke SMK Negeri 3 Depok sebanyak dua orang,” ungkap Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Jawa Barat itu lantas mengatakan bahwa dua orang siswa lainnya masuk ke SMA Negeri 4 dan satu siswa diarahkan ke SMA Negeri 11.
“Ke SMA Negeri 4 itu sebanyak dua orang dan satu lagi diarahkan ke SMA Negeri 11, tetapi masuk ke dalam kategori SMA terbuka karena jarak dari rumah ke sekolahnya sangat jauh,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa salah satu pelajar dimasukkan ke SMA terbuka. Kendati demikian, di sekolah tersebut siswa juga akan menerima ijazah yang sama dan status pelajar yang tidak berbeda dengan peserta didik pada umumnya.
Demikianlah respons Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait keluhan masyarakat Depok tentang pendidikan di wilayah tersebut.***
Editor : Eli Kustiyawati