RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum lama ini bertemu dengan Menteri Koordinasi Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Zulkifli Hasan mengungkapkan, bahwa mereka telah membahas banyak hal, termasuk berkaitan dengan kesejahteraan hidup petani dan nelayan.
Dalam hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, ada program yang akan segera dia laksanakan untuk memberikan kesejahteraan terhadap para petani dan nelayan.
Gubernur Jawa Barat itu lantas mengungkapkan kedua progam tersebut, yaitu jaminan kesehatan agar petani bisa berobat dengan mudah, dan jaminan pendidikan gratis agar anak-anak mereka bisa bersekolah.
"Yang paling utama adalah, hari ini yang akan segera kami eksekusi adalah kalau ini ingin melindungi petani dan nelayan lindungi dua hal," kata Dedi Mulyadi.
"Yaitu jaminan kesehatannya, juga jaminan pendidikan anaknya," sambung Gubernur Jawa Barat itu.
Pernyataan yang disampaikan oleh orang nomor satu di Jawa Barat itu lantas mendapat respons yang positif dari Menko Pangan.
Menurut pria berusia 63 tahun itu, dengan adanya jaminan kesehatan dan dan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah, maka sudah pasti kehidupan petani dan nelayan akan mengalami kemakmuran.
"Ya, memang dua ini diperlukan, kesehatan dan pendidikan. Pemerintah jamin penuh, maka petani kita insyaallah akan makmur," ujar Zulkifli Hasan.
Di samping itu, Dedi Mulyadi juga mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan segera merealisasikan program tersebut sehingga manfaatnya terasa bagi masyarakat.
Lebih tepatnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar tahun 2026, Dedi akan mengembangkan asuransi perlindungan bagi petani dan nelayan, serta tidak lupa untuk memprioritaskan pendidik bagi anak-anak mereka.
"Di APBD 2026 akan kita kembangkan asuransi perlindungan bagi petani dan anak-anak petani akan kita prioritaskan pendidikannya, dan nelayan," jelas Dedi Mulyadi.
Hal itu sontak mendapat apresiasi dari Zulkifli Hasan dan ia berharap agar program tersebut bisa dieksekusi dengan baik dan lancar.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga