Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Curhat ke Wakil Menteri Pendidikan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ungkap Masalah Utama di Jabar Bukan Sarana Prasarana Melainkan Hal Ini

Asep Suhendar • Jumat, 1 Agustus 2025 | 05:45 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu dengan Menteri Pendidikan, Atip Latipulhayat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu dengan Menteri Pendidikan, Atip Latipulhayat.

RADAR BOGOR - Saat bertemu dengan Wakil Manteri Pendidikan, Atip Latipulhayat, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa mereka akan membahas seputar masa depan pendidikan di Jabar.

"Siang hari ini saya ketemu dengan pak Wamen, ibu Dirijen, pak Dirjen. Intinya adalah membicara masa depan pendidikan Jawa Barat," kata Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat itu lantas mengungkapkan, bahwa di wilayah yang ia pimpin kebutuhan terhadap sekolah sangat tinggi, mengingat jumlah penduduk Jabar yang begitu banyak, yaitu mencapai 50,79 juta jiwa.

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa KDM tersebut mengatakan kedepannya diperlukan ruang kelas baru agar siswa bisa lebih nyaman saat proses pembelajaran.

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi karena belum lama ini ia membuat kebijakan terkait jumlah siswa per rombel yang ditambah menjadi 50 orang.

Kendati demikian, mantan suami Anne Ratna Mustika itu mengungkapkan bahwa permalasahan utamanya bukan terletak pada sarana prasarana semata, melainkan sumber daya guru yang tidak banyak.

"Tahun depan kita akan memperbanyak lagi sekolah. Tapi yang paling berat adalah guru," ucap Gubernur Jawa Barat tersebut.

Maka dari itu, Dedi Mulyadi mengungkapkan dirinya akan segera membahas masalah tersebut dengan bupati dan wali kota untuk mencari solusi dari masalah pendidikan di Jawa Barat tersebut.

Nantinya ia akan mendata kekurangan guru di setiap jenjang, baik itu SD, SMP, maupun di tingkat lebih atasnya lagi yaitu SMA.

Ayah Ni Hyang itu kemudian meminta solusi kepada Kementrian Pendidikan berkaitan dengan masalah kekurangan guru di Jawa Barat tersebut.

Dedi Mulyadi mendengar secara langsung dari penjelasan Dirjen Pendidik yang mengatakan bahwa pihaknya memiliki stok guru yang sangat banyak.

Para guru tersebut juga telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sehingga mereka memiliki kompetensi untuk mengajar.

Gubernur Jawa Barat dan jajarannya diminati untuk mengajukan formasi terkait kebutuhan guru, sehingga nantinya Kementerian Pendidikan akan mengkoordinasikan hal itu dengan Menpan RB.***

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #pendidikan #gubernur jawa barat #jabar