Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Angkot Pintar segera Mengaspal di Kota Bandung, Mau Coba? Simak Keunggulannya Biar Update

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 3 Agustus 2025 | 08:07 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan berbagai kelebihan angkot pintar.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan berbagai kelebihan angkot pintar.

RADAR BOGOR - Saat ini, Pemerintah Kota Bandung terus menggodok program angkot pintar berbasis teknologi.

Ya, angkot pintar tersebut direncanakan mulai mengaspal tahun 2026.

Seperti diketahui, angkot pintar akan dijadikan transportasi umum ramah lingkungan, nyaman dan efisien.

Angkot pintar ini akan terintegrasi angkot, existing ke sistem berbasis teknologi terkoneksi.

Angkot pintar dirancang untuk menghubungkan dengan sistem BRT atau Bus Rapid Transit.

Sehingga, dengan maksimal bisa menjangkau wilayah termasuk sekolah yang selama ini belum terjamah transportasi umum

Pemerintah memberi nama angkot pintar itu dengan sebutan Angklung MBS S142.

Angkot pintar ini berbentuk kotak mirip minibus.

Selain itu, berpenumpang hingga 15 orang dengan dilengkapi berbagai fasilitas.

Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pengadaan angkot pintar tak akan membuat sopir angkot kehilangan pekerjaan.

Farhan mengatakan, para sopir angkot yang pertama diajak bicara terkait perubahan tersebut.

Lebih lanjut Farhan mengatakan, kelebihan angkot pintar di tengahnya ada layar sistem digital yang terhubung dengan jalur dan waktu tempuh real time.

Konsep angkot digital ini menggabungkan halte cerdas dan fungsi ojek online,

Farhan menambahkan, pelanggan hanya berdiri di halte khusus dan memesan melalui aplikasi yang terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi gratis.

Setelah permintaan masuk, sistem mengirim angkot terdekat melakukan penjemputan.

Sehingga, dalam penjemputan bisa satu bahkan beberapa orang sekaligus dalam satu lokasi.

Farhan menyontohkan, di depan sekolah, angkot pintar menjemput sesuai rute yang dituju seperti ke daerah Taman Sari, Simpang Dago atau Sangkuriang.

Angkot pintar tersebut menggunakan sistem berlangganan.

Misalnya, biaya langganan bulanan Rp100 ribu maka pelanggan dapat memanfaatkan angkot pintar tanpa batas jumlah perjalanan, namun melalui sistem pemotongan berdasarkan waktu pemakaian bukan tiap sekali naik.

Sebagai awalan, Farhan menargetkan bisa membangun sekitar 500 halte penjemputan setiap wilayah.

Farhan menjelaskan, total angkot pintar 5.000 unit yang melayani seluruh kawasan Kota Bandung.

Ada tiga wilayah layanan angkot pintar yakni Bandung Tenggara, Bandung Barat Daya dan Bandung Utara.

Farhan menuturkan, satu angkot beroperasi terbatas hanya di satu wilayah dan berputar berdasar rute yang telah ditentukan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Angklung MBS S142 #kota bandung #angkot pintar