RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Kades Hoho dan sejumlah kepala desa yang berasal dari Desa Sukasari, Situsari, dan Ciasem.
Di kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi sempat berbincang dengan Kepada Desa Ciasem Indah Aprianti, tentang perlombaan desa yang diadakan Pemda Provinsi Jawa Barat.
"Gimana Bu Lurah harus menang dong perwakilan Subang?" tanyanya.
Kepada Kades Hoho, Dedi Mulyadi menjelaskan, juara satu desa terbaik provinsi Jawa Barat mendapat hadiah Rp9 miliar.
"Wah, keren keren keren keren," puji Kades Hoho.
Gubernur Jawa Barat menanyakan, apakah Desa Purwasaba yang dipimpin Kades Hoho bersedia mengikuti lomba.
"Kalau boleh," ujar Kades Hoho yang disambut dengan tawa kades yang hadir.
Dedi Mulyadi mengatakan, lomba desa tersebut akan berlangsung dalam setiap tahun.
"Seluruh Jawa aja, Pak Dedi, jangan Jawa Barat, Pak," timpal Kades Hoho kepada Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi meminta Kades Hoho untuk tidak mencari masalah.
"Jangan, masalah Pak. Bapak, jangan cari penyakit buat saya dong, nanti ramai lagi. Bapak jangan gitu, Pak," pungkasnya.
Selain membicarakan soal lomba desa, Gubernur Jawa Barat juga sempat bertanya soal Koperasi Merah Putih di Desa Sukasari.
"Saya mau nanya, koperasi Bapak ada enggak?" tanyanya.
Kades Sukasari, Kusuma mengatakan, pembentukan koperasi dan akta notaris sudah selesai dilakukan.
"Kiosnya sudah ada?" tanya Dedi Mulyadi.
Kusuma mengungkapkan, saat ini kios untuk Koperasi Merah Putih belum ada, sehingga Gubernur Jawa Barat menawarkan kios di sekitar Lembur Pakuan.
"Kios-kios yang disewakan itu diganti kios merah putih koperasi. Ada LPG, sembakau segala macam," jelasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti