RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjabat berbagai isu termasuk soal politik, salah satunya soal wacana dirinya maju sebagai gubernur Jakarta di masa yang akan datang.
Dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier, Dedi Mulyadi ditanya soal rencana dirinya untuk memimpin Provinsi Jakarta kelak.
Menjawab hal itu Dedi menegaskan komitmennya untuk saat ini tetap mengabdi di tanah kelahirannya, Jawa Barat.
Isu soal kemungkinan dirinya mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta sempat mencuat. Terlebih meningkatnya eksistensinya di media sosial dan banyaknya konten yang ia bagikan dari kegiatan di lapangan.
Namun Dedi langsung membantah spekulasi tersebut dengan lugas.
Banyak yang menilai bahwa strategi ini merupakan bagian dari langkah politik menuju kontestasi nasional.
Namun, Dedi menegaskan bahwa konten yang ia buat bukanlah pencitraan politik melainkan dirinya hanya ingin menghadirkan transparansi dan mendekatkan rakyat dengan realitas seorang pemimpin.
Ia bahkan menyebut bahwa semua yang ia lakukan merupakan bentuk cinta terhadap Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menolak anggapan bahwa aktivitasnya di media sosial semata-mata demi popularitas.
Baca Juga: Enam Fase Perselingkuhan dan Kisah Nyata Dua Wanita hingga Menjalani Hipnoterapi
Gubernur Jawa Barat itu menilai bahwa zaman telah berubah, dan pemimpin tidak bisa lagi sekadar duduk di belakang meja.
“Saya ini gubernurnya ngajak orang jadi content creator, bukan jadi objek content creator,” ujar Dedi Mulyadi.
Dengan merekam seluruh aktivitasnya secara langsung dan lengkap, ia merasa publik bisa menilai sendiri integritas dan keseriusannya dalam bekerja.
“Kalau saya ngomong 30 menit, 25 menit, ya itu utuh, bukan sepotong-potong dan ada buktinya,” tegasnya.