RADAR BOGOR - Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan curhatan dari anak-anak pelosok Sukabumi yang menginginkan dibangunnya jembatan di wilayah mereka.
Sebagaimana terekam dalam video singkat TikTok @dedimulyadiofficial pada Selasa, 5 Agustus 2025. Deretan anak-anak pelosok Sukabumi dengan penuh semangat, memohon ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk dibuatkan jembatan.
Setelah mendapat informasi tentang video yang berisikan keluh kesah anak-anak tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, langsung merespon cepat. Bahkan, ia mengungkap akan ada Tim Teknis Dinas PU Jawa Barat mengunjungi daerah Sukabumi tersebut.
“Terima kasih anak-anakku, tetap semangat untuk bersekolah. Masalah jembatan, besok hari rabu Tim Teknis Dinas PU Jawa Barat segera berkunjung, untuk menghitung besaran alokasi yang harus dibangun,” ungkap KDM.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa masalah ketersediaan jembatan untuk sarana penghubung antar daerah menjadi prioritas pembangunan. Ia ingin tidak ada lagi daerah yang terisolasi.
“Gubernur Jawa Barat akan memprioritaskan pembangunan jembatan-jembatan tradisional penghubung antar daerah, untuk membuka isolasi agar anak-anak tidak menyeberang sungai dengan berenang atau menggunakan rakit,” ujarnya.
KDM juga tidak memungkiri, bahwa membangun jembatan itu membutuhkan biaya. Tapi ada yang masih tergolong murah, ada yang mahal. Sehingga perlu perencanaan matang, supaya hasil bisa maksimal.
“Memang ada yang berbiaya murah, ada yang berbiaya mahal.Seperti yang di Bandung Barat melewati Citarum, biayanya mahal dan memang diperlukan perencanaan agar pembangunannya tepat,” paparnya.
Meskipun ada perhitungannya serta membutuhkan biaya tidak sedikit, KDM tetap berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan transportasi darat.
“Tapi percayalah, bahwa seluruh kebutuhan anak-anak sekolah, terutama untuk kepentingan transportasi darat, akan menjadi perhatian utama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.
Demi tercapainya pemerataan infrastruktur di Jawa Barat, dalam hal ini tentang kebutuhan jembatan, Dedi Mulyadi memerintahkan Bupati maupun Walikota terjun ke daerah-daerah untuk pendataan.
“Semoga Pak Bupatinya turun ke lapangan, untuk melakukan pengecekan dan pendataan di seluruh daerah,” imbuhnya.
Gubernur Jawa Barat juga meminta semua kepala daerah untuk mendata ke wilayah masing-masing, melihat anak-anak yang ke sekolah harus menyebrang sungai. Kita kerjakan bersama-sama dengan kolaborasi Jawa Barat Istimewa,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga