Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Semua Kepala Daerah Wajib Sisir Wilayah dengan Anak Sekolah yang Harus Nyebrang Sungai Tanpa Jembatan

Mera Puspita Sari • Selasa, 5 Agustus 2025 | 16:58 WIB

 

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespon curhatan anak-anak pelosok Sukabumi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespon curhatan anak-anak pelosok Sukabumi.

RADAR BOGOR - Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan curhatan dari anak-anak pelosok Sukabumi yang menginginkan dibangunnya jembatan di wilayah mereka.

Sebagaimana terekam dalam video singkat TikTok @dedimulyadiofficial pada Selasa, 5 Agustus 2025. Deretan anak-anak pelosok Sukabumi dengan penuh semangat, memohon ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk dibuatkan jembatan.

Setelah mendapat informasi tentang video yang berisikan keluh kesah anak-anak tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, langsung merespon cepat. Bahkan, ia mengungkap akan ada Tim Teknis Dinas PU Jawa Barat mengunjungi daerah Sukabumi tersebut.

Baca Juga: Ari Lasso Kaget Saat Ketemu Suami Luna Maya, Sebut Dirinya dan Maxime Bouttier Layaknya Musisi Luar Negeri

“Terima kasih anak-anakku, tetap semangat untuk bersekolah. Masalah jembatan, besok hari rabu Tim Teknis Dinas PU Jawa Barat segera berkunjung, untuk menghitung besaran alokasi yang harus dibangun,” ungkap KDM.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa masalah ketersediaan jembatan untuk sarana penghubung antar daerah menjadi prioritas pembangunan. Ia ingin tidak ada lagi daerah yang terisolasi.

“Gubernur Jawa Barat akan memprioritaskan pembangunan jembatan-jembatan tradisional penghubung antar daerah, untuk membuka isolasi agar anak-anak tidak menyeberang sungai dengan berenang atau menggunakan rakit,” ujarnya.

Baca Juga: Penting, Bansos PKH BPNT Tahap 3, Catat Kriteria yang Tidak Akan Cair dan Daftar Bantuan yang Disalurkan Juli-September 2025

KDM juga tidak memungkiri, bahwa membangun jembatan itu membutuhkan biaya. Tapi ada yang masih tergolong murah, ada yang mahal. Sehingga perlu perencanaan matang, supaya hasil bisa maksimal.

“Memang ada yang berbiaya murah, ada yang berbiaya mahal.Seperti yang di Bandung Barat melewati Citarum, biayanya mahal dan memang diperlukan perencanaan agar pembangunannya tepat,” paparnya.

Meskipun ada perhitungannya serta membutuhkan biaya tidak sedikit, KDM tetap berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan transportasi darat.

Baca Juga: Besok, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Janji Bangun Jembatan di Sukabumi, Akibat Viralnya Anak SD yang Sebrangi Sungai dengan Rakit

“Tapi percayalah, bahwa seluruh kebutuhan anak-anak sekolah, terutama untuk kepentingan transportasi darat, akan menjadi perhatian utama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Demi tercapainya pemerataan infrastruktur di Jawa Barat, dalam hal ini tentang kebutuhan jembatan, Dedi Mulyadi memerintahkan Bupati maupun Walikota terjun ke daerah-daerah untuk pendataan.

“Semoga Pak Bupatinya turun ke lapangan, untuk melakukan pengecekan dan pendataan di seluruh daerah,” imbuhnya.

Baca Juga: LAZ Rabbani Resmikan Workshop Pembuatan Kaki dan Tangan Palsu, Bantu Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Gubernur Jawa Barat juga meminta semua kepala daerah untuk mendata ke wilayah masing-masing, melihat anak-anak yang ke sekolah harus menyebrang sungai. Kita kerjakan bersama-sama dengan kolaborasi Jawa Barat Istimewa,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #kepala daerah