RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi fenomena pemasangan bendera bajak laut dari serial anime populer One Piece di berbagai wilayah, menjelang Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan hal tersebut.
Akan tetapi sang kepala daerah mengingatkan ada satu syarat yang tidak bisa ditawar, bendera Merah Putih harus selalu berada di posisi paling tinggi.
"Yang penting siapapun harus tetap memasang bendera merah putih, bendera apapun yang penting di atasnya adalah merah putih," ujar Dedi Mulyadi dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71.
Menurut gubernur Jawa Barat, aturan mengenai tata cara pemasangan Bendera Merah Putih telah diatur jelas dalam undang-undang.
Dedi juga menambahkan bahwa setiap warga yang mencintai Indonesia sudah pasti akan menempatkan bendera kebangsaan di posisi tertinggi, melampaui bendera-bendera lainnya.
KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi melihat pemasangan bendera lain sebagai bentuk ekspresi yang sah.
Yang terpenting, Dedi Mulyadi menekankan bahwa di balik setiap ekspresi, harus ada rasa cinta kepada Indonesia dan bendera nasional.
Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger yang merupakan simbol kru bajak laut Topi Jerami ini sempat menyebar luas di media sosial, terpasang di rumah warga hingga di kendaraan.
Bahkan, Polda Jawa Barat sempat menyatakan sedang mendata fenomena ini dan siap mengambil tindakan jika diperlukan, menunjukkan adanya kekhawatiran dari pihak berwenang.
Namun, bendera yang sempat terpasang di daerah Baleendah, Kabupaten Bandung, dikabarkan sudah diturunkan.
Dalam cerita One Piece, bendera ini bukan hanya simbol kekuasaan.
Lebih dari itu, ia juga melambangkan kebebasan, persahabatan, persatuan, dan semangat perlawanan melawan penguasa.
Editor : Eka Rahmawati