RADAR BOGOR – Rumah adat Jawa Barat bukan sekadar bangunan tradisional, melainkan cerminan harmoni antara manusia dan alam.
Arsitekturnya yang khas menunjukkan nilai-nilai budaya Sunda yang kaya akan simbolisme dan kearifan lokal.
Rumah adat Sunda dikenal dengan material utama berupa kayu dan bambu yang memberikan kesan hangat serta menyatu dengan alam sekitar.
Tak hanya indah dipandang, setiap bagian rumah adat Sunda mengandung makna mendalam tentang ketenangan dan cara hidup leluhur.
Keunikan rumah adat di Jawa Barat terutama terlihat dari bentuk atapnya.
Bentuk tersebut tidak sekadar desain estetika, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mencerminkan nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat setempat.
Terdapat beberapa jenis rumah adat di Jawa Barat yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri:
• Julang Ngapak, dengan atap menyerupai burung julang ketika mengepakkan sayap.
• Tagog Anjing, atapnya menyerupai anjing duduk, simbol kewaspadaan.
• Jolopong, bentuknya paling sederhana dengan atap lurus, melambangkan keterbukaan dan kesederhanaan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa pelestarian rumah adat menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah.
Rumah-rumah adat ini masih bisa ditemukan di beberapa wilayah pedesaan di Jawa Barat, termasuk Bogor, Garut, dan Tasikmalaya, dan kini semakin dilirik dalam upaya pelestarian serta pariwisata berbasis budaya.***
Editor : Eli Kustiyawati