RADAR BOGOR - Sejumlah wilayah di Kota Depok terendam banjir pada Sabtu, 9 Agustus 2025 malam. Banjir merendam sejumlah pemukiman hingga sejumlah ruas jalan protokol yang ada di Kota Depok.
Masyarakat Kota Depok melaporkan kondisi wilayah mereka yang terendam banjir melalui media sosial dan viral di sejumlah media sosial.
Dalam video laporan yang dirangkum Radar Bogor, banjir terjadi di Jalan Mampang, arah Limo, Kota Depok. Terlihat banjir merendam jalan utama di Kota Depok tersebut dan merendam setinggi betis orang dewasa.
Banjir juga terjadi di Ruas Jalan GDC Kota Depok, dekat dengan alun alun Kota Depok. Banjir sering terjadi di ruas jalan tersebut setiap diguyur hujan deras, tampak banjir merendam bagian kiri jalan (dari arah Pasar pucung).
Selain itu banjir juga melanda ruas jalan Kampung sawah, jalan yang kerap terendam setiap diguyur hujan.
Lalu banjir di perumahan Bukit Sawangan Indah (BSI), Kota Depok. Dalam video yang dilihat Radar Bogor, memperlihatkan banjir masuk ke pemukiman warga.
Ketinggian banjir setinggi lutut orang dewasa, terlihat pada video tersebut air berwarna cokelat menggenang dan merendam sejumlah perabotan dalam rumah tersebut.
Perumahan Sawangan Asri RT 04/09, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan Kota Depok juga turut terendam banjir dengan ketinggian 150 sentimeter membuat sejumlah warga harus dievakuasi menggunakan perahu karet.
Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari mengatakan, hujan deras mengguyur wilayah Bojongsari sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB mengakibatkan banjir di perumahan tersebut.
"Air banjir mulai naik ke pemukiman warga pada pukul 21.00 WIB, air terus naik hingga pukul 22.40 WIB," katanya kepada Radar Bogor Minggu, 10 Agustus 2025.
Fauzan memaparkan, tim gabungan dari Polsek Bojongsari bersama dengan Koramil Sawangan melakukan evakuasi terhadap warga, tingginya banjir membuat evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet.
Sementara itu Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan, banjir terjadi akibat adanya tembok turap yang jebol sehingga air sungai masuk ke pemukiman warga.
"Ada tembok penahan yang jebol, air masuk dan merendam pemukiman," papar Made.
Ia mengatakan, warga diungsikan ke Musala Assalam RT 02/08, Kelurahan Sawangan Baru, tidak ada korban dalam peristiwa banjir tersebut," tukasnya.(Faj)