RADAR BOGOR - Viral di media sosial, aksi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan walk out saat rapat terkait Keramba Jaring Apung (KJA) di Pangandaran.
Dalam video yang beredar, terlihat Susi Pudjiastuti meninggalkan rapat saat sedang berlangsung di Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat.
Bahkan, Susi menuliskan protes di akun media sosialnya dan langsung menyebutkan akun Presiden Prabowo Subianto hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Menanggapi aksi yang dilakukan oleh Susi Pudjiastuti, Dedi Mulyadi memberikan responnya di hadapan sejumlah wartawan.
"Bu Susi itu dari sisi pandangan, ekosistem dan konservasi selaras dengan apa yang saya pikirkan," ungkapnya.
Gubernur Jawa Barat menilai, area laut yang sudah menjadi kawasan wisata tidak boleh dirubah aspek-aspek tata guna lautnya.
"Artinya sudah aja menjadi hamparan pantai," pungkasnya.
Dedi Mulyadi menegaskan, dirinya akan ikut mengevaluasi jika tidak sejalan dengan ekosistem.
"Saya termasuk yang akan mengevaluasi kalau itu bertentangan dengan prinsip-prinsip ekosistem lingkungan dan keberlanjutan kawasan Pangandaran yang sudah tumbuh menjadi kawasan wisata," tekannya.
Sebagai informasi, Susi Pudjiastuti menolak keras adanya KJA di Pangandaran.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut melayangkan protesnya di akun pribadi miliknya.
Ia meminta perhatian Presiden dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan perhatian terhadap izin yang diberikan kepada tiga perusahaan.
Baca Juga: Jalan Licin, Mobil Terperosok ke Saluran Air Pinggir Jalan di Babakan Madang Bogor
"Secara peraturan sudah tidak benar bahwa izin itu keluar, harusnya sudah tidak ada KJA di Pangandaran 200 m dari pinggir pantai," tandas Susi Pudjiastuti.
Editor : Siti Dewi Yanti