RADAR BOGOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat merilis data terbaru tahun 2024 terkait sebaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Sosial (Bansos) Pangan.
Berdasarkan data hasil pemutakhiran, Kabupaten Bogor menempati posisi teratas sebagai daerah dengan penerima bantuan sosial pangan terbanyak, mengalahkan 26 kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat.
Berikut lima daerah dengan jumlah penerima bansos pangan terbanyak di Jawa Barat tahun 2024.
5. Kabupaten Tasikmalaya
Jumlah penerima: 822.458 KPM
Anggaran: Rp497,42 miliar
Tasikmalaya menutup daftar lima besar dengan jumlah penerima signifikan, menandakan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap program ini.
4. Kabupaten Garut
Jumlah penerima: 854.620 KPM
Anggaran: Rp517,09 miliar
Garut, dengan populasi padat di pedesaan, menjadi salah satu titik fokus penyaluran bansos pangan agar kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi.
Baca Juga: Jalan Licin, Mobil Terperosok ke Saluran Air Pinggir Jalan di Babakan Madang Bogor
3. Kabupaten Sukabumi
Jumlah penerima: 927.144 KPM
Anggaran: Rp562,71 miliar
Sukabumi menjadi salah satu penerima anggaran terbesar dengan distribusi mencakup wilayah perkotaan dan pedesaan.
2. Kabupaten Cianjur
Jumlah penerima: 972.124 KPM
Anggaran: Rp589,26 miliar
Posisi kedua ini menunjukkan tingginya kebutuhan bantuan pangan di wilayah yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan.
1. Kabupaten Bogor
Jumlah penerima: 1.419.834 KPM (target awal 1.435.369 KPM)
Anggaran: Rp861,22 miliar
Realisasi: Rp851,9 miliar
Kabupaten Bogor tidak hanya berada di posisi teratas, tetapi juga menjadi daerah dengan alokasi anggaran bansos pangan terbesar di Jawa Barat.
Secara keseluruhan, total penerima bansos pangan di Jawa Barat sepanjang tahun 2024 mencapai 15,38 juta KPM dengan realisasi anggaran sebesar Rp9,22 triliun.
Data ini menjadi gambaran nyata bagaimana program bantuan pemerintah berperan penting dalam menopang kebutuhan hidup masyarakat, terutama kelompok rentan di tengah gejolak ekonomi.
BPS menegaskan, pemetaan seperti ini penting untuk memastikan penyaluran bansos tetap tepat sasaran dan berkesinambungan.
Dengan Bogor sebagai daerah dengan jumlah penerima terbanyak, perhatian pemerintah daerah dan pusat dipastikan akan terus tertuju ke wilayah ini sebagai indikator keberhasilan program di Jawa Barat.***
Editor : Eli Kustiyawati