RADAR BOGOR - Untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, Wali Kota Depok H Supian Suri dan ribuan orang mengikuti Jalan Sehat Qutubul Amin (JSQA) VIII di Duren Seribu, Depok, Minggu 10 Agustus 2025.
Majelis Dzikir Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah Mujaddidiyah Surau Qutubul Amin (SQA) di Arco Depok mengadakan jalan sehat yang melintasi kampung perbatasan Kota Depok ini.
Saat jeda, Wali Kota Depok memberi semangat dengan hadir dan bergabung dengan peserta jalan sehat.
Beberapa peserta menerima saweran dan wejangan. Wali kota berpesan agar warga Depok tidak putus sekolah demi masa depan anak-anak mereka.
Sebagai orang terpenting di Kota Depok, Supian berterima kasih atas cara yang sehat untuk menyambut HUT Republik Indonesia oleh majelis dzikir ini. Selain itu, telah diselenggarakan selama kedelapan kalinya.
Setelah tiba di garis finish, Walikota berkata kepada peserta yang meluber di plasa parkiran balai SQA, "Mudah-mudahan berlanjut ke tahun berikutnya," katanya.
Sebelum ini, ribuan orang berarak di jalan-jalan perkampungan, yang panjangnya mencapai lima kilometer, lengkap dengan seragam pelatihan merah putih.
Ibunda Dra Hj Erlina Kadirun Yahya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Surau Qutubul Amin (SQA), memberangkatkan para peserta dari awal.
Ketua Yayasan SQA, Ir Sinar Yudha, dan fungsionaris SQA, Irjen Pol (Purn) Istiono, hadir bersama. Selain itu, Babai Suhaemi, anggota F-PKB dari DPRD Depok, hadir untuk meningkatkan semangat peserta.
"Kegiatan ini membentuk ukhuwah wathaniyah, persaudaraan sesama anak bangsa," ujar Babai Suhaemi. Dia juga membagikan saweran kepada sejumlah peserta yang harus menjawab pertanyaan tentang penjahit bendera merah putih dan pembaca naskah Proklamasi RI.
H Suroso Surya Atmaja, Ketua Majelis Silaturahmi Surau Qutubul Amin (MSQA), menjelaskan bahwa JSQA dihormati sebagai cara untuk mengungkapkan rasa syukur atas kenikmatan yang diberikan oleh Hari Ulang Tahun Republik Indonesia serta rasa cinta terhadap tanah air.
"Dalam mengisi kemerdekaan, tidak hanya rohani tetapi juga fisik harus sehat. Ingat mensana in corpore sano," kata Ketua MSQA.
Suroso menyatakan bahwa JSQA tahun ini adalah yang ke delapan yang diadakan pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Selain itu, semangat terus meningkat.
Terbukti bahwa tidak hanya penduduk Jabodetabek yang menjadi peserta, baik individu maupun rombongan keluarga, termasuk anak-anak hingga orang dewasa. Namun mereka juga berasal dari Bandung, Jawa Barat, Sumatera, dan Jawa Timur.
Suroso menyatakan bahwa, dalam majelis dzikirnya selama tiga bulan terakhir, Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menghadiri acara JSQA, yang dia harapkan dapat berskala nasional meskipun dia diadakan di pinggiran Depok.
Untuk memperingati HUT Proklamasi Republik Indonesia, eali kota mengajak semua warga Depok untuk pasang bendera merah putih.
Bendera kebangsaan dipasang di setiap kegiatan di rumah. "Kami berharap anak-anak kita mengikuti contoh ini," tuturnya.
Walikota juga merasakan bagaimana Transjakarta secara aktif berpartisipasi dalam JSQA di Depok.
Ini tampaknya merupakan tindakan inovatif dari Transjakarta dan Pemkot Depok dalam menyosialisasikan rute baru dari Depok ke Jakarta.
Walikota, yang meresmikan trayek baru bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, ada dua trayek. Yang baru dibuka adalah D41 jurusan Sawangan - Lebak Bulus. Sebelumnya, D11 jurusan Depok - Cawang.
Hj Mayangsari Dian Irwantari, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PT Transportasi Jakarta, yang hadir sebagai perwakilan Transjakarta, sangat senang dapat membantu JSQA dan membagikan kartu uang elektronik JakLingko senilai Rp100 ribu kepada peserta di sesi senam massal.
Mayangsari menyatakan bahwa keberadaan Transjakarta di Depok tidak hanya mengurangi kemacetan tetapi juga mengurangi risiko emisi bagi warganya. Selain itu, pendukung JSQA lainnya, Prodia Depok dan BSI KCP Bekasi-Kalimalang, hadir.
Meskipun jumlah peserta JSQA tidak mencapai target 3000 orang, peserta mulai berdatangan di lapangan parkir Surau Qutubul Amin, di mana pertandingan dimulai dan berakhir, sejak pukul 05.00
Banyak doorprize, termasuk ponsel, sepeda, sepeda listrik, kambing otawa, kulkas, dan berbagai perlengkapan, berkumpul saat Dhuhur.
Ketika Jalan Sehat QA dimulai pukul 07.30 WIB, artis terkenal Rian D'Masiv memimpin massa menyanyikan Lagu Indonesia Raya, suasana peserta nama terkesan cukup heroik.
Aparat setempat, mulai dari pejabat Lurah Duren Seribu Ahmad Sabani hingga Camat Bojongsari Rizal Farhan, Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari, dan Danramil Sawangan Kapten Inf Sumarno, terlihat ramah saat menyanyikan lagu kebangsaan yang dimotori Rian D'Masiv.
Dengan kegiatan ini, kami menjadi lebih dekat satu sama lain. Anggota DPRD Babai Suhaemi menyatakan bahwa mereka berasal dari berbagai suku, golongan, dan agama.
Ustadz Faruk Muhajir SAg, Ketua MUI Duren Seribu, kemudian membacakan doa untuk membuka JSQA. (***)
Editor : Yosep Awaludin