Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pesan Gubernur Jawa Barat Pada Mahasiswa IPB University, Dedi Mulyadi: Mengembalikan Siklus Pertanian Alamiah

Mera Puspita Sari • Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:54 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat di IPB University.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat di IPB University.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru-baru ini berkunjung ke IPB, bertemu ratusan mahasiswa, dosen, dekan hingga rektor.

Di IPB University, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan pesan mendalam terkait siklus pertanian, demi memperbaiki kualitas anak-anak Jabar maupun Indonesia.

Kepada civitas IPB Univeristy, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, bahwa anak di Jabar pintar, hanya saja punya sisi kelemahan akibat siklus yang salah.

“Tapi, apa yang menjadi kelemahan generasi hari ini adalah henteu singer. Apa itu? Kemauannya rendah. Selain kemauan yang rendah apa? Pilih-pilih, tidak mau kerja keras, mudah lelah, mudah letih, mudah putus asa,” paparnya.

Menurut pendapat Dedi Mulyadi, hal tersebut bukanlah sesuatu yang salah. Namun, letak kesalahan pada siklusnya.

“Apakah ini sesuatu yang salah?Tidak, karena itu lahir dari siklus yang salah. Apa itu siklus yang salah?

Lebih lanjut, Kepala Daerah yang dipanggil Bapak Aing tersebut menjelaskan secara rinci terkait siklus salah. Yang mana berasal dari makanan.

“Konsumsi makanan yang dimakan oleh generasi hari ini, tidak lagi original. Rata-rata sudah mengalami pencemaran dan perubahan genetik, yang mengakibatkan terjadinya perubahan karakter pada diri manusia,” jelasnya.

Kemudian, ia menjelaskan tentang contoh nyata terkait makanan yang tercemar dan mengalami perubahan genetik.

“Makan ikan, belum tentu ikan sungainya bersih hari ini, pasti sudah ada unsur bakterinya. Ikan di laut, bisa jadi sudah tercemar. Problem,” ucapnya.

“Makan beras bisa jadi kapasitas pestisidanya sudah terlalu berlebihan. Makan sayur, sayurnya juga pestisidanya terlalu banyak. Siklus ini membentuk karakter. Makan ayam broiler, pertumbuhannya terlalu dipaksakan. Berbagai unsur kimiawi ada dalam dirinya,” imbuhnya.

Selanjutnya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa, saat ini perlu dibangun produktivitas pertanian yang mengarah pada pembentukan karakter. 

Lalu, ia berpesan pada mahasiswa IPB untuk bisa mengembalikan siklus pertanian yang bersifat alamiah.

“Untuk itu produktivitas pertanian adalah sebuah kebutuhan. Tetapi produktivitas pertanian negeri ini harus mengarah pada pembentukan karakter manusia. Itu nanti punya implikasi bagi kesehatan manusia,” ungkapnya.

“Jadi generasi baru IPB ini harus mengembalikan kembali siklus pertanian, pada siklus yang bersifat alamiah,” pungkasnya.***

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti (tengah) mengamankan oknum mahasiswa inisial MAR saat menjemput paket berisi ganja seberat 488 gram di kantor ekspedisi, Selasa (12/8)
Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti (tengah) mengamankan oknum mahasiswa inisial MAR saat menjemput paket berisi ganja seberat 488 gram di kantor ekspedisi, Selasa (12/8)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #ipb university