RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi apa yang dilakukan oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang menebar ular ke sawah warga lantaran kerap diserang hama tikus.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih atas atas ikhtiar yang dilakukan oleh Lucky Hakim dalam menyelesaikan persoalan petani di Indramayu tersebut.
"Kepada pak Lucky Hakim saya ucapkan terima kasih bapak telah berikhtiar menyelesaikan problem petani. Memang aspek yang alami untuk menangani tikus itu adalah ular dan burung hantu," kata Gubernur Jawa Barat Dedi dilansir dari Instagram @dedimulyadi71.
Dedi lalu menyampaikan setelah penebaran ular, Lucky Hakim juga bisa mendorong perkembangan burung hantu di wilayah Indramayu.
Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta itu juga meminta Lucky untuk menyampaikan informasi kepada warga bahwa ular yang disebar tidak berbahaya atau berbisa.
"Ular sudah kreatif, tetapi nanti harus disampaikan kepada warga bahwa ular itu tidak berbisa," ujarnya.
Dalam hal ini, ular yang ditebarkan oleh Bupati Indramayu itu adalah jenis ular sawah yang memang tidak berbisa apabila mengigit manusia.
Kendati demikian, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, mengingat ulat tersebut bisa saja mengigit yang akan menimbulkan luka gigitan pada tubuh.
Dedi menjelaskan, belakangan ini ular sawah banyak diburu masyarakat untuk dijual, sehingga tikus-tikus di sawah semakin merajalela.
Di samping itu, ayah Ni Hyang tersebut juga menjelaskan tentang bahanya tikus untuk pertanian warga. Yang mana menurutnya bisa menggerogoti pada, sehingga bisa saja menyebabkan petani gagal panen.
"Lama-lama sawahnya habis juga kalau jumlahnya sangat banyak," tegas Gubernur Jawa Barat Dedi itu.
Di akhir video, Dedi Mulyadi kembali menyambangi selamat atas kreatifitas yang dilakukan oleh Lucky Hakim, hanya saja perlu sosialisasi kepada masyarakat terkait jenis ular tersebut.***
Editor : Eka Rahmawati