Ogah Ambil Hadiah Kursus Keuangan ke Korea Selatan dari Kemendagri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya
Asep Suhendar• Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:10 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan alasan tidak mengambil hadiah dari Kemendagri.
RADAR BOGOR - Dapat hadiah dari Kementrian Dalan Negeri (Kemendagri) ke Korea Selatan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ungkap tidak mengambilnya.
Pada salah satu unggah akun Instagram pribadinya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan dalam kolom komentar, bahwa ia akan mengirimkan jajarannya untuk berangkat ke Negeri Gingseng tersebut, hadiah Kemendagri yang diberikan itu.
"Hadiah Kemendagri tidak akan saya ambil. Tapi saya akan mengutus OPD yang pengelolaan keuangannya paling bagus untuk berangkat ke Korea Selatan," tulis Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71, pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Lalu, apa alasan Dedi Mulyadi tidak mau berangkat untuk mengikuti kursus tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi menjelaskan terkait hadiah tersebut, yang mana reward itu diberikan kepadanya setelah membawa Pemprov Jabar menjadi provinsi terbaik dalam pengelolaan keuangan di Indonesia.
Menurut Dedi, semua prestasi yang diraih Pemprov Jabar bukan semata-mata hasil kerja kerasnya, melainkan ada peran dari jajaran pemerintah yang ia pimpin termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta itu juga mengatakan ada peran masyarakat Jabar yang telah aktif dalam pembayaran pajak, sehingga keuangan di wilayah yang ia pimpin bisa tumbuh dengan baik.
Maka dari itu, Dedi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat yang telah membayar pajak dan ikut serta dalam proses pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.
"Terima kasih kepada warga Jabar yang telah membayar pajak dan mendorong pembangunan di Jawa Barat berlangsung dengan cepat dengan berbagai program yang dilaksanakan," ucap Dedi Mulyadi.
"Apa yang saya dapatkan, apa yang saya raih bukan karya saya. Ini adalah karena seluruh rakyat Jawa Barat punya kesadaran untuk bayar pajak," sambungnya.
Sementara itu, berbicara terkait alasannya tidak mau berangkat ke Korea Selatan, Dedi Mulyadi menyebut, dirinya lebih memilih untuk mengurus wilayah yang ia pimpin daripada harus berangkat ke luar negeri.
"Tetapi tahulah saya tidak begitu suka harus bepergian ke luar negeri meninggalkan Jawa Barat," ungkap Gubernur Dedi Mulyadi.