RADAR BOGOR - Kompetensi dan keterampilan masyarakat Kota Depok dalam penggunaan teknologi digital, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun terkait pekerjaan cukup tinggi.
Kondisi ini membuat, Nilai Indeks Masyarakat Digital Kota Depok masuk kategori tinggi.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Manto.
Dia mengatakan, ini berdasarkan Survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia yang dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia (RI) yang dirilis sejak 2022 hingga 2024.
"Depok dalam tiga tahun terakhir memiliki Nilai Indeks Masyarakat Digital yang masuk kategori tinggi,” katanya kepada Radar Bogor.
Manto memaparkan, penilaian indeks masyarakat digital mencakup empat pilar, yaitu, infrastruktur dan ekosistem digital, keterampilan dan literasi digital, pemberdayaan, serta pekerjaan.
"Adapun nilai tertinggi Kota Depok berada pada pilar infrastruktur sebesar 63,45, disusul keterampilan dan literasi digital 62,06," paparnya.
Namun demikian, untuk pilar pemberdayaan dan pekerjaan, Kota Depok masih rendah. Kata dia, masing-masing 29,18 dan 37,34.
Hal ini menjadi tugas pemerintah Kota Depok untuk mendorong keterampilan digital masyarakat dapat dimanfaatkan dalam peningkatan ekonomi dan sesuai kebutuhan dunia kerja.
"Kita sudah punya modal keterampilan, tinggal bagaimana memanfaatkannya untuk kemajuan bersama,” paparnya.
Adapun di Jawa Barat terdapat 27 kabupaten atau kota, di mana hanya 10 yang memperoleh nilai tinggi, termasuk Kota Depok. (FAJ)
Editor : Alpin.