Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Viral Hujan Debu di Kabupaten Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Tetap Tenang, Ini Penjelasan Lengkapnya

Asep Suhendar • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:43 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat membahas hujan debu di Kabupaten Bogor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat membahas hujan debu di Kabupaten Bogor

RADAR BOGOR - Hujan debu yang melanda salah satu perkampungan di wilayah Kabupeten Bogor yang viral di media sosial, turut mendapat sorotan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut dalam unggahan video di Instagram pribadinya, bahwa dirinya telah melakukan pemeriksaan soal fenomena hujan debu tersebut.

"Kami pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup, telah menurunkan tim untuk melakukan evaluasi dan pengecekan lapangan secara objektif soal hujan debu," kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, pria yang kini berusia 54 tahun itu mengungkapkan hasil pengecekan dilapangan secara langsung.

Yang mana, ia mendapat informasi adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilanggar dalam produksi salah satu perusahaan di sana.

"Dari pengecekan lapangan di sampaikan, ada SOP yang terlanggar dalam produksi tersebut," ungkapnya. 

Maka dari itu, Dedi akan mengambil langkah tegas, ia dan jajarannya akan menindaklanjuti temuan tersebut sebagaimana prosedur hukum yang berlaku. 

Jika salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia itu terbukti bersalah, maka dapat dipastikan menerima sanksi, baik secara administratif, atau hingga denda yang harus mereka bayarkan.

"Ada beberapa sanksi yang mungkin diberikan, sanksi administratif, denda, dan sanksi lainnya apabila itu pelanggarannya dianggap pelanggaran berat," ujarnya. 

Hujan debu yang terjadi di Kampung Cigeger, Kabupaten Bogor itu dinilai cukup berbahaya untuk kesehatan masyarakat. 

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, kendaraan hingga atap rumah terlihat terkena dampak dari debu yang berwarna putih itu.

Melihat dari sejumlah sumber, kurang lebih ada 1.200 keluarga yang terdampak hujan debu tersebut. Maka dari itu, masyarakat meminta pemerintah untuk segara turun tangan menyelesaikan permasalah di wilayahnya. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta masyarakat untuk tetap tenang, karena pemerintah kini tengah berupaya untuk menyelesaikan persoalan debu yang tentu menganggu pernapasan warga. 

"Kepada masyarakat mohon tenang, kami akan selalu hadir untuk memberikan pelayanan terhadap berbagai problem yang terjadi di lingkungan masyarakat di Jawa Barat," tandasnya.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #hujan debu #gubernur jawa barat