RADAR BOGOR – Pengibaran bendera Merah Putih pada acara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia tidak akan berhasil tanpa kerja keras Paskibraka, termasuk di Provinsi Jawa Barat.
Oleh karena itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi kepada para petugas Paskibraka Provinsi Jabar yang dinilai telah berhasil menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Dalam sebuah pidato yang ia sampaikan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan bonus cukup besar, yaitu mencapai Rp150 juta untuk seluruh petugas Paskibraka wilayah Jabar.
“Pengibar bendera pusaka yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, dan sebagai bentuk apresiasi saya berikan bonus sebesar Rp150 juta untuk seluruh pasukan pengibar bendera pusaka,” kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga menyampaikan rasa hormatnya kepada para orang tua Paskibraka yang hadir dalam momen sakral tersebut.
Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia di Provinsi Jawa Barat memang memiliki nilai istimewa dibandingkan wilayah lainnya.
Perpaduan antara unsur tradisi dan kenegaraan disatukan dengan sangat baik, sehingga memberikan kesan mendalam pada momen tersebut.
Pada tahun 2025 ini, upacara ulang tahun kemerdekaan di Jawa Barat menggunakan kereta kencana Garuda Prabayaksa untuk membawa Sang Saka Merah Putih.
Kereta kencana tersebut diketahui dibuat di Yogyakarta. Kurang lebih sebanyak 145 ekor kuda turut mengiringi bendera dan teks Proklamasi Kemerdekaan.
Momen tersebut menjadi sangat istimewa karena masyarakat dapat melihat secara langsung ketika kereta kencana itu membawa bendera pusaka milik Indonesia.
Maka dari itu, keberhasilan para petugas diapresiasi langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan bonus yang hampir setara harga mobil Daihatsu Ayla.
Jika melihat dari beberapa sumber, mobil LCGC yang dikenal irit tersebut dijual dengan harga kurang lebih Rp150 juta per unit.***