RADAR BOGOR - Mulai tahun ini, masyarakat Jawa Barat akan menemukan pemandangan berbeda ketika melintasi jalan provinsi. Khususnya soal marka jalan.
Jika sebelumnya marka jalan pinggir kiri dan kanan di Provinsi Jawa Barat selalu berwarna putih, kini pemerintah resmi mengubahnya menjadi garis kuning.
Sementara itu, marka jalan di bagian tengah di Provinsi Jawa Barat tetap dipertahankan dengan warna putih sesuai aturan lalu lintas nasional.
Baca Juga: Belajar dari Kasus di Sukabumi, Warga Kota Bogor Diminta Waspada Penyakit Cacing Gelang dengah Jaga Kebersihan
Perubahan ini bukan sekadar urusan cat jalan. Kebijakan tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat agar lebih mudah mengenali status dan kewenangan jalan.
Dengan marka kuning di sisi jalan, pengendara bisa langsung tahu bahwa jalan yang mereka lalui adalah jalan provinsi.
Hal tersebut akan mempermudah koordinasi pemeliharaan dan mempercepat penanganan jika ada kerusakan.
Baca Juga: Doa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, hingga Walikota Bogor Dedie Rachim dengan Umur 80 Tahun Jabar
Manfaat untuk Masyarakat dan Pemerintah
Masih banyak warga yang tidak mengetahui jalan yang mereka lalui, merupakan jalan kewenangan pemerintah mana.
Akibatnya, sering muncul kebingungan saat melapor kerusakan. Dengan identitas warna ini, proses birokrasi diharapkan lebih jelas.
Selain itu, perubahan warna marka juga membantu meningkatkan keselamatan.
Baca Juga: Siapkan Role Model Anak Muda, Festival Merah Putih Beri Penghargaan untuk 45 Generasi Emas yang Inspiratif
Kontras antara garis kuning dan permukaan aspal hitam membuat marka lebih mudah terlihat terutama pada malam hari atau saat hujan.
Harapan Baru dalam Pengelolaan Jalan
Masyarakat Jawa Barat diminta untuk tidak hanya memperhatikan perubahan visual ini, tetapi juga lebih peduli terhadap perawatan dan penggunaan jalan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Bansos PKH, BPNT, dan KIS Tahap 3 Agustus hingga September 2025, Syarat dan Alasan Penerima Dieksklusi
Bagi para pengendara, marka kuning bukan hanya sekadar garis, tetapi juga simbol keteraturan baru.
Kini, jalan provinsi memiliki identitas khas yang membedakannya.