RADAR BOGOR – Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus di SMA 15 Garut mendadak jadi sorotan publik setelah muncul peristiwa tak biasa yang memantik rasa haru sekaligus kagum. Termasuk disorot Gubernur Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun mengundang guru SMA 15 Garut yang naik tiang bendera akibat tali pengereknya putus saat upacara Hari Kemerdekaan.
Guru seni tari bernama Nopi Sopani tanpa ragu memanjat tiang bendera setinggi hampir 10 meter demi memastikan Sang Merah Putih tetap berkibar. Hal itu yang dipuji banyak orang, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Momen itu berlangsung cepat, tetapi meninggalkan kesan mendalam bagi ratusan siswa dan guru yang hadir.
Rekaman momen heroik itu juga tersebar luas di media sosial.
Ribuan warganet memberikan komentar positif, menyebut Nopi sebagai teladan nyata semangat kemerdekaan masa kini.
Tak hanya masyarakat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun memberikan apresiasi tinggi.
Hal tersebut pun membuat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menemui Nopi Sopani, guru tari pemanjat tiang bendera tersebut.
Kang Dedi pun menanyakan banyak hal kepada Nopi, salah satunya adalah apa yang membuatnya memanjat tiang bendera tersebut.
Nopi mengaku bahwa dirinya hanya refleks ketika melihat tali pengerek bendera tersebut putus.
“Refleks saja. Demi NKRI,” ujar Nopi.
Dedi Mulyadi pun memuji keberanian guru tari asal Garut yang kini sudah berstatus sebagai ASN PPPK itu.
Nopi sendiri merupakan lulusan Seni Tari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang sudah mengabdi sebagai guru sejak 2005.