RADAR BOGOR - Saat bertemu dengan Kokom Komariah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanyakan tempat tinggal wanita yang pernah mengisi hatinya.
"Terus sekarang tinggal di mana, anak yang pertama perempuan?" tanyanya.
"Perempuan tinggal tadinya di Kalimantan, tapi sekarang pindah di ada di sini di Nyalindung," jawab Kokom.
Baca Juga: Kemenkoinfra Fokus Seimbangkan Tata Ruang dan Mitigasi Bencana di Puncak Bogor
Dedi Mulyadi mengungkapkan, kerap lewat jalan rumah Kokom.
"Itu jalan kan saya dipangghotmix-kun. Jadi alus. Terus dikasih itu drainase eta teh persembahan buat kokomariah itu teh menuju kampungnya.
"Jalan itu sudah saya bangun dengan hot mix, kemudian dilengkapi dengan drainase. Itu adalah persembahan untuk Kokom Komariah menuju kampungnya," sebutnya yang disambut dengan senyum malu Kokom.
Baca Juga: Kantor DPMTSP Kota Bogor Bakal Dipindah ke Gedung Wanita, Ini Sebabnya
Dalam perbincangan tersebut, terungkap Kokom Komariah memiliki kontrakan yang dibangun di tanah milik ayahnya.
"Alhamdulillah cicing di lembur mah Rp5 juta ge cukup. Tapi kalau lihat dari postur kokom hidupnya mapan," ujar Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menyebutkan, pakaian orang-orang yang hidup di desa lebih sederhana.
"Mun make geulang berarti jelema beunghar. Kalau saya mah tidak punya apa-apa atuh da teu pake jam, teu makea gelang.
"Jika mengenakan gelang biasanya orang mampu. Kalau saya tidak punya apa-apa, tidak mengenakan jam atau gelang," katanya.
Gubernur Jawa Barat juga memuji penampilan Kokom Komariah.
"Meni rapi tuh ketemuna ge gitu (rapi penampilannya saat bertemu), ya sisa-sisa kecantikannya masih ada," pujinya yang membuat Kokom tersipu.
Dedi Mulyadi mengakui, Kokom Komariah sudah cantik sejak SMA.
"jelas sekarang aja sudah umurnya 52 masih kelihatan ya," imbuhnya.
"Cantiklah perempuan," jelas Kokom.
"Engga, jadi bukan urusan perempuan, urusan laki-laki gitu," tandas Gubernur Jawa Barat.