Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Driver Ojol Meninggal Dunia, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Turun Tangan Bantu Keluarga Korban

Robecca Sesaria • Jumat, 29 Agustus 2025 | 21:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menelpon ibunda dari Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menelpon ibunda dari Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ikut prihatin dengan meninggalnya seorang driver ojol (ojek online) bernama Affan Kurniawan, setelah ditabrak dan terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) milik polisi.

Berita duka driver ojol tersebut menyebar dengan cepat dan menarik perhatian masyarakat, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Melalui kanal YouTube pribadinya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghubungi ibunda driver ojol Affan untuk menyampaikan belasungkawa.

Dalam percakapan melalui sambungan telepon, terungkap bahwa Affan, yang berusia 21 tahun, adalah tulang punggung keluarga.

Affan terpaksa putus sekolah sejak kelas dua SMP karena kendala biaya.

Dengan suara bergetar menahan duka, sang ibu memohon agar penabrak anaknya dihukum berat.

Menanggapi permintaan tersebut, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM meyakinkan bahwa proses hukum akan berlangsung secara adil.

“Saya meyakini bahwa jajaran kepolisian akan bersifat objektif dan akan memproses sesuai ketentuan yang berlaku dan hukumnya harus terbuka diketahui oleh semua orang, putusannya diketahui oleh semua orang,” ucap KDM meyakinkan.

Tidak hanya memberikan dukungan moral, Dedi Mulyadi juga menawarkan bantuan nyata.

Sebagai bentuk kepedulian, ia menawarkan diri untuk mengadopsi adik bungsu Affan, memastikan anak itu tetap tinggal bersama ibunya.

“Ibu mengizinkan adiknya menjadi anak asuh saya?” tanya Dedi Mulyadi.

Dengan masih tersedu, sang ibu menjawab, “Boleh, pak.”

Selain itu, KDM berjanji akan membantu mencarikan rumah di Jakarta bagi ibu tersebut yang saat ini masih menyewa. Ia pun langsung meminta stafnya untuk segera bertindak.

“Nanti Tri (staff Dedi Mulyadi) cariin rumah buat ibu di Jakarta ya,” lanjut KDM.

Di akhir percakapan, Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa bertemu langsung.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut menegaskan bahwa seluruh bantuannya murni didasari oleh rasa kemanusiaan dan persaudaraan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #driver ojol